by

Berkas Tiga Tersangka Kasus Korupsi BPDM Mako P21

beritakotaambon.com – Berkas tiga tersangka kasus dugaan korupsi Bank Pembangunan Daerah Maluku (BPDM) atau Bank Maluku Cabang Mako, telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru.

Tiga tersangka itu, yakni, Kepala Bank BPDM Cabang Pembantu (KCP) Mako nonaktif, Syahril Marwa Patihua, serta dua orang teler Bank BPDM Capem Mako, yakni, Erik dan Bunga.

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, Iptu Handry Dwi Ashar, mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan berkas terakhir itu pada 24 Mei 2021, dan dinyatakan P21 oleh Kejari Buru pada 30 Agustus 2021 lalu.

“Kasus Tipikor di BPDM Cabang Mako, alhamdulilah, kita sudah berkoordinasi dengan Jaksa, dan Jaksa pun sudah memberikan P21,” kata Iptu Handry, di Mapolres Pulau Buru, Kamis (2/9).

Baca juga:
Berkas Korupsi ADD Buano Utara Masuk Jaksa

Iptu Handry menjelaskan, untuk sementara pihaknya bakal berkoordinasi dengan Kejari Buru terkait penyerahan barang bukti dan tersangka kepada kejaksaan.

“Kasus ini kita tanggani dari tahun 2019, dengan tiga orang tersangka. Kerugian keuangan negara sekitar Rp 4 miliar lebih,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan, uang ini memang murni uang yang sudah masuk ke kas Bank BPDM Capem Mako. Jadi uang yang korupsi tersebut adalah uang negara.

Selain mengamankan tersangka dan barang bukti, pihaknya juga telah melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara.

“Penyelamatan uang negara atau daerah ini berupa uang Rp 130 juta lebih. Kita juga melakukan penyitaan terhadap perhiasan, berupa emas seberat 100,58 gram dan ini dari ketiga tersangka,” kuncinya.(MSR)

Baca juga: Kejati Maluku Berbagi ke Siswa SLB Latuhalat

Comment