by

Billy Ditemukan Tewas Didalam Selokan

Ambon, BKA- Warga dihebohkan dengan sosok pria yang ditemukan tewas didalam selokan, jalan Laksdya Leo Wattimena, Desa Nania, Kecamatan Baguala, Minggu (6/12). Pria tersebut bernama Eyitsel Billy Latukolan (37), yang diduga korban kecelakaaan lalu-lintas (lakalantas) tunggal.

Data yang diterima koran ini, Billy diketahui merupakan warga Desa Latta, Kecamatan Baguala yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dirinya diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Baguala, AKP Marlan H, saat dihubungi membenarkan hal itu. Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi Marcus Tahitu (56), Marcus sedang berada dalam pos kamling Desa Nania, yang berjarak kurang lebih 10 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat itu, lanjut Marlan, tiba-tiba saksi mendengar teriakan dari seorang warga yang mengatakan bahwa ada mayat. Mendengar teriakan itu, saksi kemudian keluar dari pos kamling untuk memastikan apa yang Ia dengar.
“Saat di TKP, saksi melihat benar kalau ada mayat di dalam selokan jalan,” ungkap Marlan.

Kata dia, ketika saksi melihat ada mayat di dalam selokan, saksi kemudian memberitahukan hal itu kepada Edy Pattinasarani (saksi 2) untuk kemudian melaporkan kejadian tersebut. Sehingga anggota piket Polsek Baguala yang sementara bertugas, saat mendengar informasi itu langsung mendatangi TKP sekitar Pukul 16.14 WIT.
Kemudian pukul 17.00 WIT Tim Indentifikasi Polresta Ambon tiba untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan mobil patroli ke RS Bhayangkara Polda Maluku Tantui.

“Setelah dilakukan olah TKP, diketahui korban mengalami kecelakaan tunggal dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi DE 2942 AZ,” terang Perwira dengan tiga balok emas di pundaknya itu.

Dituturkan, dari hasil pemeriksaan fisik korban, ditemukan korban mengalami, luka robek pada dahi kanan, bengkak pada pipi dan mata kanan, luka robek pada dagu 6X1 cm kedalam, luka lecet pada leher sampai dengan dagu 22×16. Kemudian luka robek pada lengan tangan kanan 3×1,5 kedalaman 1 cm, luka lecet pada tangan kiri depan ukuran 24×11 cm, serta dibagian tubuh lainnya.

“Atas kejadian lakalantas ini, pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban. Mereka pun mengatakan murni lakalantas tunggal. Sehingga korban dibawa kembali ke rumah duka untuk proses pemakaman,” pungkasnya. (SAD)

Comment