by

BKP-BTR Latih Pemudi Operasikan Alat Berat

TIAKUR_BKA, Perusahaan penambang dan produksi Tembaga Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR), menyelenggarakan Mining Apprentice Program.

Mining Apprentice Program merupakan kegiatan bimbingan bagi pemuda-pemudi, guna memperoleh pengetahuan sekaligus merasakan praktik kerja di dunia pertambangan.

Kepala Bagian Komunikasi BKP-BTR, Dino Musida, mengatakan, tahap pertama penyelenggaraan Mining Apprentice Program berupa pengoperasian alat berat, telah selesai dilakukan, akhir Juli lalu.

“Semua rangkaian berlangsung di wilayah kerja BKP-BTR di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya. Dan ada empat pemudi yang menjalani tahap pertama, dimana mereka mendapat pelatihan mengoperasikan alat berat di area penambangan yang sesungguhnya,” jelas Dino, melalui rilis yang diterima BeritaKota Ambon, Jumat (6/8).

Saat ini, lanjutnya, pihaknya masih membuka pendaftaran untuk pelaksanaan Mining Apprentice Program tahap kedua dan seterusnya.

Baca juga:
AMGPM Cabang Eden Adaut Bersih Lingkungan

Menurutnya, program bimbingan pertambangan merupakan salah satu wujud kepedulian BKP-BTR, anak perusahaan Merdeka Copper Gold, untuk mengembangkan sumberdaya manusia yang berada di dalam lingkar tambangnya, termasuk Kabupaten MBD.

BKP-BTR berharap, para pendaftar banyak dari kaum perempuan, seperti pada tahap pertama, yang seluruh pesertanya adalah perempuan. Sebab BKP-BTR juga sedang menggaungkan gender diversity, yang bermakna, setiap orang memiliki hak yang sama, termasuk dalam pertambangan yang selama ini terlanjur identik sebagai dunia laki-laki.

“Fokus proses pelatihan adalah untuk operasional unit alat berat. Selain itu, peserta akan memperoleh pelajaran kemampuan berkomunikasi dan memiliki sikap mental yang baik, serta hal keselamatan maupun kesehatan kerja di pertambangan,” terangnya.

Syarat pendaftaran, kata Dino, yakni, usia minimal 21 tahun, pendidikan lebih disukai SMA atau yang sederajat, memiliki KTP Kabupaten Maluku Barat Daya atau surat rekomendasi dari kepala desa, juga surat persetujuan orangtua atau wali, tidak buta warna, dan bersedia menjalani tes yang berlaku di BKP-BTR, serta wajib mengikuti program hingga selesai.

Baca juga: Babinsa Larat Sosialisasikan Penegakkan Prokes

“Setiap peserta akan menerima uang saku, jaminan makan serta sertifikat. Surat dan kelengkapan dokumen pendaftaran dikirimkan kepada kantor External Affairs Department BKP-BTR,” pungkas Dino.(GEM)

Comment