by

BKSDM Diberi Kesempatan Benahi Sistem

Ambon BKA- Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Ambon, diberikan kesempatan selama tiga bulan untuk membenahi sistem administrasi. Pasalnya, beberapa pegawai yang ikut gladi resik pelantikan pejabat administrator dan pengawas, namanya tidak termasuk dalam prosesi pelantikan.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, hal tersebut terjadi karena adanya kesalahan dalam sistem administrasi di BKSDM Kota Ambon. Sehingga hal tersebut merupakan kelemahan administrasi kepegawaian, dan harus dibenahi secepatnya.

“Ini kelemahan administrasi kepegawaian, salahnya di BKSDM. Oleh karena itu saya sudah minta untuk 3 bulan harus dibenahi,” tandas Richard, kepada wartawan, Rabu (13/1).

Dirinya juga mengaku, baru mendapat informasi bahwa ternyata ada pegawai yang sudah 18 tahun di seksi dan belum juga ada kenaikan pangkat atau jabatan. Dengan begitu, terlihat ada terjadi kelemahan administrasi di BKSDM. “Kita akan evaluasi ini. Soal apakah kepala BKD akan diganti, tinggal diterjemahkan saja,” cetusnya.

Politisi Golkar ini menambahkan, akan ada assesmen yang dilakukan, sehingga proses pelantikan pejabat akan terus bergerak.

“Prinsipnya adalah untuk mengedukasi para pegawai, agar kemudian tidak ada yang non job. Yang masih antre itu akan direkrut masuk kembali sebagai pembelajaran bagi pegawai,” kuncinya. (IAN)

Comment