by

BNN Bongkar Jaringan Narkotika di Rutan Ambon

Ambon,BKA- Bukannya berubah saat berada di dalam dijeruji besi. RB malah makin berulah.

RB merupakan narapidana narkotika di Rutan Kelas IIA Ambon, yang sebelumnya divonis 4 tahun penjara. Dia kembali ditangkap oleh tim Gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Senin (5/4).

RB merupakan saudara Gerald Tomatala, yang juga terpidana narkotika yang saat ini dipenjara di Nusakembangan.

Penangkapan kembali terhadap RB dilakukan tim Gabungan BNNP Provinsi Maluku, setelah dua rekannya ditangkap di Bandara Pattimura Ambon, hari itu juga.

Kedua rekan RB yang berperan sebagai kurir itu, ditangkap beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat 50 gram.

“BB dua kurir seberat 50 gram sabu. Kalau harga Ambon senilai Rp 150 juta,” ungkap Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol M. Z Muttaqien, kepada wartawan, Selasa (6/4).

Diakuinya, langkah penangkapan berawal dari adanya laporan masyarakat, kalau akan ada kurir narkoba dari Kampung Ambon di Jakarta menuju Kota Ambon, melalui jalur pesawat. Dua kurir itu berinisial VN (23) warga Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, serta EP warga Karang Panjang Ambon.

“Jadi hasil kerjasama gabungan bersama Lanud Pattimura Ambon, Polsek Bandara, Security Bandara dan Polresta Ambon, berhasil menangkap satu kurir narkoba inisial VN warga Tulehu. Dari tersangka VN mengaku menunggu kurir yang satu berinisial EP, yang berada di luar bandara. Langsung kita tangkap saat itu juga,” ujar Muttaqien.

Setelah penangkapan yang dilakukan sekira pukul 08.15 Wit, lanjut Muttaqien, keduanya kemudian diinterogasi.

Dari hasil interogasi dua kurir narkotika jaringan antar provinsi tersebut, akhirnya terbongkar komunikasi mereka dengan RB yang berstatus Napi di Rutan Kelas IIA Ambon.

RB kemudian ditangkap dan di proses. Dari hasil interogasi, RB mengungkap keterlibatan dua oknum PNS berinisial IP yang merupakan pegawai Rutan Ambon, serta MC yang merupakan pegawai Lapas Anak Ambon.

“RB adalah bandar narkoba yang adiknya GT (Gerald Tomatala) yang kita pindahkan ke Nusakembangan. RB kita berhasil ungkap bersama Kapala Kemenkum Ham, pa Andi Nurka. Saya memimpin untuk melakukan penggeledahan di Lapas dan Rutan Ambon. Menyita 8 HP, 10 Atm dan 5 buku rekening, yang semua berkaitan dengan transaksi narkoba di Lapas dan jaringan di luar Lapas, yang dikendalikan langsung oleh RB,” jelas Muttaqien.

Terkait dengan dua oknum PNS yang terlibat narkotika itu pun langsung ditangkap. IP ditangkap di kantornya Rutan Ambon. Sedangkan MC ditangkap di rumahnya.

“Kita ancam pidana narkotika dan pencucian uang. Kita sudah komitmen, kita selamatkan para Pattimura muda Ambon di bumi raja-raja tercinta, dengan tidak hanya menghajar pengguna tapi juga bandarnya,” terang Muttaqien.

Dari hasil pengungkapan itu, tambahanya, terdapat 5 tersangka yang kini sudah ditahan di Rutan BNNP Maluku. “5 orang. Dua kurir narkoba, satu bosnya (RB), serta dua ASN. BB barang bukti berasal dari Jakarta jalur pesawat kemarin, sudah ditahan. Sementara menjalani penyidikan,” tandas jenderal bintang satu itu. (SAD)

Comment