by

BNPB Maluku Punya Banyak Potensi KI

Ambon, BKA- Tim Penyelesaian Sengketa Kekayaan Intelektual, Kanwil Kemenkumham Maluku, Senin (7/12) kemarin, menyambangi Balai Pelestarian Nilai Budaya (BNPB) Maluku. Kunjungan tersebut untuk mengkroscek data terkait potensi Kekayaan Intelektual (KI) yang dimiliki maupun sedang dikelola BNPB Maluku.

Terutama terkait data Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), seperti Ekspresi Budaya Tradisonal, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik dan Potensi Indikasi Geografis. Dan dari kunjungan tersebut, ditemukan begitu banyak potensi Kekayaan Intelektual Maluku yang sudah siap untuk didaftarkan, guna mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual.

Bahkan ada beberapa potensi Kekayaan Intelektual melalui BNPB Maluku yang telah mendapatkan sertifikasi pengakuan, sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilindungi oleh Kemendikbud RI.

Tim yang diketuai Kabid Pelayanan Hukum, La Margono, di terima langsung oleh Pamong Budaya Ahli Muda, Zamrud Paliama yang didampingi Mezak Wakim Peneliti Muda, di ruangan rapat BNPB Maluku. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk diskusi tanya jawab dan sharing informasi terkait dengan Potensi Kekayaan Intelektual yang terdapat di Maluku.

Lewat rilis Kemenkumham Maluku, Rabu (9/12), La Margono dalam perbincangannya menyebutkan, kunjungan yang dilakukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku ke BNPB Maluku, bertujuan untuk mengkroscek data potensi KI, sekaligus mendorong untuk dapat meningkatkan pendaftaran KI. Terutama yang berkaitan dengan Kekayaan Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik dan Indikasi Geografis.

“Satu hal yang perlu diperhatikan, Kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual Komunal itu harus melalui pendaftaran yang harus dilakukan pemerintah daerah atau melalui Komunitas. Sedangkan Kekayaan Intelektual Personal itu harus didaftarkan oleh masing-masing orang. Kanwil Kemenkumham Maluku, menyiapkan diri untuk membantu dalam proses pendaftaran melalui pendampingan,” jelas La Margono.

Zamrud Paliama, selaku Pamong Budaya Ahli Muda menyambut baik kedatangan Tim Kerja Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham Maluku. Karena dianggap sebagai salah satu support yang sangat membantu peningkatan kinerja dan menjaga Integritas dalam melaksanakan fungsi penelitian di BNPB Maluku untuk lebih ditingkatkan.

“Setelah ada penjelasan mengenai keabsahan suatu data yang juga menyangkut dengan tugas pokok kita, maka kita harapkan hubungan kerja sama ini menjadi lebih baik kedepan. Karena juga terkait dengan integritas dari apa yang menjadi materi studi, harapan kita semua terhadap Maluku ke depan lebih baik,” pinta Paliama.

Hal senada, juga disampaikan Peneliti Muda, Mezak Wakim. Menurut dia, ada perlindungan terhadap Karya Budaya, Warisan Budaya Terpendam, maupun Ekspresi Kebudayaan menjadi bagian penting yang perlu mendapatkan perlindungan hukum.

“Karena warisan budaya adalah sesuatu yang sangat urgen dan rentan terhadap klaim mengklaim dan potensi masalah. Sehingga perlindungan hukum menjadi sangat perlu terhadap keberlangsungan warisan budaya Indonsesia maupun baudaya Maluku,” tutup Mezak (LAM)

Comment