by

BPBD Akan Upayakan Korban Gempa Terdata

Ambon, BKA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, akan mengupayakan seluruh korban gempa bumi tahun 2019 bisa terdata sebagai penerima bantuan gempa tahap II. Sebab, di pencairan bantuan tahap I, banyak warga tidak terdata karena tidak melengkapi administrasi.

Sekretaris BPBD Ambon, Eva Thumury mengatakan, pihaknya akan lebih fokus untuk pengambilan data. Sehingga data dobel dapat diminimalisir. Dan korban gempa juga diminta untuk melengkapi administrasi, guna mendapat bantuan.

“Kita akan bekerja dengan baik. Untuk tahap kali ini, pastinya kita akan upayakan korban mendapatkan bantuan. Kita ambil KTP dan KK supaya tidak terjadi double data seperti tahap pertama. Administrasi korban harus lengkap,” sebutnya, saat dihubungi wartawan, Selasa (30/3).

Eva mengaku, sebanyak 1.851 kepala keluarga (KK) telah terverifikasi di Pemerintah Pusat. “Kami hanya menunggu pencarian dana bantuan dari Pemerintah Pusat. Kalau sudah ada pasti korban mendapatkan haknya,” tuturnya.

Sambung dia, pihaknya sementara mengupayakan 318 KK untuk terverifikasi di pusat. Sebab hingga kini ratusan KK dimaksud belum dilakukan verifikasi. “Kami akan berusaha untuk korban ini terverifikasi. Sehingga mereka juga bisa diberikan bantuan,” tandas dia.

Dia berharap, apa yang sementara dikerjakan pihaknya, dapat selesai dalam minggu ini. Guna mempercepat pencarian dana bantuan dari pemerintah pusat ke pemerintah kota untuk disalurkan keseluruh korban bencana alam dimaksud.

“Tahap II itu masih dalam proses verifikasi. Ya, diharapkan rampung minggu ini. Sementara ini, diverifikasi 227+91 yang merupakan data KK penerima bantuan dari dua lokasi yakni Passo dan Waiheru. Setelah kita mengetahui berapa yang lolos untuk mendapatkan bantuan, maka akan ditandatangani oleh pimpinan daerah,” tutupnya. (IAN)

Comment