by

BPBD Tidak Tahu Informasi Laka Laut

Ambon, BKA- Masyarakat kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dikejutkan dengan beredarnya video amatir, yang berisikan kecelakaan laut (Laka Laut), yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.15 WIT.

Laka Laut yang menimpa satu unit speedboat dengan nama Imanuel, dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 1,5 meter, degan model bagian depan speedboat terbuka milik Yunus Bastian, yang melayani rute Tiakur-Pulau Leti itu terjadi di perairan Pantai Tiakur, Pulau Moa, Kabupaten MBD.

Naasnya, kondisi yang cukup memprihatinkan itu tidak diketahui oleh Plt Kepala BPBD Kabupaten MBD, Oyang Philipus, saat dikonfirmasi Berita Kota Ambon, Kamis (4/2). Dia mengaku, tidak mengetahui informasi itu secara langsung.

“Saya belum dapat laporan langsung soal kecelakaan tersebut,” ucap Philipus.

Hal ini tentu menandakan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa masyarakat. Padahal, lokasi Laka Laut tersebut berdekatan dengan ibu kota kabupaten, yang merupakan pusat wilayah pemerintahan.

Sementara itu, salah satu masyarakat yang berada di sekitar lokasi Laka laut, Jefri K. mengatakan, speeadboat yang dari pelabuhan speedboat Desa Laitutun, Kecamatan Pulau Letti itu sebelumnya terlihat terombang ambing karena gelombang saat mendekati Dermaga Feri Tiakur, sebelum terbalik.

Menurutnya, Speadboat Imanuel itu mengangkut empat orang penumpang ditambah dua orang ABK. Memang selama perjalanan, situasi laut dalam keadaan bergelombang, dengan ketinggian sekitar 70 centi meter. Ketika tiba di depan pelabuhan Feri Tiakur, kondisi gelombang sekitar 1,5 meter sampai dengan 2 meter. Sehingga membuat speedboat tersebut oleng.

“Saat mendekati pelabuhan feri, speeadboat diterjang gelombang yang tinggi, ditambah dengan angin yang kencang, mengakibatkan speeadboat menjadi oleng ke kanan, sehinga air masuk ke dalam bodi speedboat, menyebabkan Mesin Suzuki 40 PK dan Mesin Yamaha 15 PK yang dipergunakan mati. Speeadboat terbalik seketika itu juga,” jelasnya.

Setelah speaadboat terbalik, seluruh penumpang bersama juragan dan ABK, berusaha menyelamatkan diri dibantu oleh masyarakat yang ada di sekitar lokasi kecelakaan. Mereka dievakuaai ke pesisir pantai. Beruntung tidak ada korban jiwa. Hanya satu penumpang yang menderita luka rungan. (BKA-4)

Comment