by

BPPP Tanut Minta Bupati Bijak

beritakotaambon.com – Badan Pusat Perjuangan Pemekaran (BPPP) Kabupaten Tanimbar Utara (Tanut), meminta Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, untuk bijaksana berjuang bersama dalam perjuangan pemekaran Kabupaten Tanut.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum BPPP Tanut, Hanock Jadera, mengingat perjuangan itu hnya menunggu pencabutan moratorium Daerah Otonom Baru (DOB).

Menurut Jadera, progres BPPP sejak terbentuk 2003 silam dan terdaftar resmi di Kesbangpol MTB, telah membuat berbagai langkah strategis guna memekarkan wilayah Tanut yang memiliki 49 desa dan enam kecamatan menjadi kabupaten. Dimulai dari kajian akademik, kemudian dikeluarkannya rekomendasi Bupati MTB tertanggal 4 Juli 2004, serta keputusan DPRD MTB pada 7 Juni 2008.

“Perjuangan itu semakin menuju titik baik, dengan ditetapkannya keputusan bersama antara DPRD Provinsi Maluku dan Gubernur Maluku pada 1 Juni 2015 tentang penetapan 13 calon DOB,” beber Jadera, dalam rilisnya yang diterima Beritakota Ambon, Selasa (7/9).

Baca juga: HUT Kota Ambon ke 446

Perjuangan itu, lanjutnya, semakin nyata dengan adanya pertemuan resmi bersama Komisi II DPR RI, DPD RI dan Dirjen Otda Kemendagri, untuk merampungkan semua dokumen pendukung persyaratan sebagai calon DOB.

Pada pertemuan itu, katanya, menghasilkan keputusan calon Kabupaten Tanut secara resmi masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas), untuk dapatkan prioritas setelah pencabutan moratorium.

Disinggung terkait dikeluarkannya rekomendasi pemekaran Tanut oleh Bupati KKT Petrus Fatlolon, Jadera berpendapat, bahwa demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Tanut, melalui BPPP telah menyurati dua kali Bupati guna meminta penjelasan sehubungan dengan perkembangan informasi yang beredar di media sosial.

“Prinsipnya kami sangat berterima kasih, jika pak bupati dapat bergandengan tangan bersama badan pemekaran dan masyarakat dalam menunggu hasil perjuangan ini,” tandas Jadera. (BTA)

Comment