by

BPPRD Pecepat Pencetakan Surat SPPT PBB

Ambon, BKA- Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon, sementara berupaya mempercepat percetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB). Hal ini dilakukan, agar BPPRD Kota Ambon dapat mencapai target PBB ditahun 2021.

“Terutama untuk capaian target triwulan satu dan triwulan dua. Karena itu kita usahakan SPPT dicetak lebih awal,” tandas Kabid PBB BPPRD Kota Ambon, Djafar Marasabessy, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/1).

Menurutnya, alasan mempercepat pencetakan SPPT-PBB ini, agar bisa melaporkan lebih awal berapa besar hutang para wajib pajak, dan meminimalisir permohonan keringanan yang diminta.
“Tahun ini dipercepat dalam rangka benar-benar kota mau menata objek disesuaikan dengan kondisi real. Kemudian untuk mengantisipasi permohonan keringanan dari masyarakat yang diperkirakan tahun ini, mungkin saja masih bisa dilakukan pengurangan-pengurangan, karena masih kondisi covid,” cetusnya.

Kata dia, dengan upaya yang dilakukan saat ini, agar target PBB dapat dipenuhi atau dalam triwulan pertama.
“Target PBB triwulan pertama per Januari sampai April 2021 sebesar Rp 2,1 Miliar. Target per triwulan tersebut sebesar 15 persen, dari target utama Rp 14,03 Miliar. Sehingga harapannya, pada triwulan pertama ini pemasukan ke kas daerah dapat mencapai target,” tuturnya.
Disinggung apakah PBB 2020 mencapai target, Djafar mengaku, bukan saja capai target, tetapi melampaui dari target awal yang direncanakan.

“Kami target 11,053 miliar, itu setelah refocusing. Target awal 14,053 miliar diturunkan sebanyak 3 miliar untuk capai 11,053 miliar itu. Dari 3 miliar itu, 1,2 miliar yang kami bisa lampau target. Artinya dari target awal kurang 1,8. Tapi karena kondisi Ambon yang dilanda Covid-19, diturunkan 3 miliar, jadi total kita capai 12,3 miliar,” pungkasnya. (IAN)

Comment