by

Brimob Peduli Pendidikan di SBT

Ambon BKA- Brimob di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar kegiatan peduli pendidikan yang dipusatkan di SD Persiapan Bati, Dusun Bati Sayei, Desa Bati Kilwouw, Kecamatan Tutuk Tolu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Danki 3 Batalyon B Pelopor ( Bula ), Iptu Sardi Duwila, didampingi Sekretaris Camat Kecamatan Tutuk Tolu, Staf UPTD dan Kepala Sekolah SD Persiapan Gunung Bati, dusun Bati Sayei pada 3 November.

Iptu Sardi Duwila pada kesempatan itu menyatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut sesuai motto pengabdian Brimob, yakni, jiwa ragaku demi kemanusiaan.

“Jadi Brimob tidak hanya bergerak dalam tugas-tugas kepolisian saja, tapi juga pada tugas-tugas kemanusiaan, salah satunya adalah kepedulian terhadap dunia pendidikan, ” ucap Duwila, dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu (4/11)

Lanjutnya, kegiatan ini jangan dilihat dari nilai dan banyaknya bantuan. Namun, harapnya sama-sama untuk mempelihara rasa kepedulian terhadap yang membutuhkan. “Apalagi ini untuk masa depan anak-anak di kabupaten SBT, ” ucapnya.

Terkait hal itu, Kepala SD Persiapan Gunung Bati, Jamaludin Rumbati, menyampaikan terima kasih untuk pihak yang sudah membantu. ” Kami sangat berterima kasih sekali atas kunjungan dan kegiatan hari ini. Juga kepada semua pihak yang sudah membantu dalam hal apapun, ” ucap Rumbati.

Dia mengaku, SD Persiapan Gunung Bati masih banyak memiliki kekurangan di bidang sarana dan prasarana pendukung lainya. Namun itu tidak menjatuhkan semangat guru untuk terus berusaha mencerdaskan siswa di SD Persiapan tersebut.

Untuk diketahui, SD Persiapan Gunung Bati hanya memiliki tiga ruang kelas yang berfungsi untuk proses belajar mengajar. Gurunya terdiri dari satu orang kepala sekolah dan dua orang tenaga pengajar. “Sementara jumlah siswa secara keseluruhan, dari kelas satu sampai kelas empat sebanyak 18 orang siswa, ” paparnya.

Diketahui, bantuan yang diberikan oleh Korps Baret Biru itu berupa beberapa alat tulis, buku dan perlengkapan belajar lainya. Proses penyerahan itu dilakukan secara sederhana dan banyak dihadiri oleh masyarakat setempat. (BKA-2)

Comment