by

Buka Sekolah Selamatkan Siswa Kelas 1

Ambon, BKA- Dinas Pendidikan Kota Ambon didesak segera membuka sekolah, untuk selamatkan siswa kelas 1. Sebab berdasarkan hasil evaluasi di SD Negeri 3 Ambon, banyak dari mereka yang belum bisa membaca.

Kepala SD Negeri 3 Ambon, Lin Waas, mengungkatkan, siswa kelas 1 di sekolah tersebut sebanyak 27 anak. Yang sudah bisa membaca, baru 10 siswa. Sedangkan 17 lainnya, belum bisa baca.

“Jadi menurut saya, kalau guru dan kepala sekolah sudah vaksin, kiranya dibolehkan oleh pemerintah untuk proses belajar tatap muka bersama siswa,” pinta Waas, Kamis (18/3).

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, terutama Dinas Pendidikan (disdik), tidak boleh tinggal diam melihat kondisi tersebut. Siswa terus mengalami kesuliatan dalam proses belajar.

Kota Ambon memang masih dalam zona orange, menyebabkan berbagai aktivitas harus tetap dibatasi. Namun Disdik Kota Ambon, menurutnya, mesti mengambil langkah untuk membantu sekolah mencari jalan keluar bagi siswa kelas 1 dalam proses belajar.

“Saya dengar informasi dari dinas itu, kalau kepala sekolah sama guru sudah vaksin, maka proses tatap muka sudah bisa jalan. Tapi sekarang belum ada tanda-tanda untuk itu. Karena itu, saya minta untuk secepatnya belajar tatap muka. Belajar tatap muka kan tidak harus semua siswa masuk sekolah sekaligus, tapi dalam jumlah sedikit agar protokol kesehatan tetap terjaga. Sekarang ini kalau kita atur setiap 2 jam 5 siswa belajar di kelas, itu orangtua sangat setuju. Karena kita sudah bicarakan itu bersama dengan orangtua,” ucapnya.

Sesuai hasil kesepakatan bersama orangtua, lanjutnya, pihaknya telah memutuskan untuk belajar tatap muka, khusus bagi siswa kelas 1, guna memaksimalkan proses pembelajaran jelang evaluasi akhir tahun ajaran mendatang.

“Satu hari itu hanya 5 orang yang datang untuk belajar selama 1 jam. Sekarang lagi dihentikan, karena sementara libur tengah semester. Nanti pada saat masuk sekolah, baru kita lanjut melakukan tatap muka khusus untuk kelas 1 saja. Itu yang bisa kita lakukan untuk membantu. Jadi sangat diharapkan, dinas secepatnya buka sekolah agar anak-anak bisa kembali belajar dengan baik,” pungkas Waas. (LAM)

Comment