by

Bumil dan Menyusui Dilarang Ikut Vaksin

Ambon, BKA- Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, dr Sony Rerung, menegaskan, ibu hamil (bumil) dan menyusui dilarang atau tidak direkomendasikan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Saat ini vaksin Covid-19 dengan merek apapun memang belum merekomendasikan,” kata Dony, yang dihubungi via selulernya, Minggu (10/1).

Hal itu disampaikannya mengingat banyaknya pertanyaan masyarakat terkait keamanan vaksin Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui.

Sebab itu, masyarakat terutama kaum ibu diminta untuk menunggu terkait kelanjutan perkembangan dari vaksin yang dikembangkan oleh sejumlah negara.

Secara umum, ia mengatakan, vaksin merupakan instrumen penting dalam penanganan pandemi. Perlu dipahami, pelaksanaannya membutuhkan waktu, termasuk distribusi ke daerah.

Meskipun vaksin telah ada di Maluku dan tinggal menunggu distribusi, namun katanya, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, yakni, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun tetap wajib dilakukan.

Dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus pelaksanaan vaksinasi, maka diharapkan perlindungan bagi masyarakat lebih optimal.

Selain itu, lanjut dia, sejauh ini, semua merek vaksin termasuk Sinovac diketahui masih efektif dalam menghadapi mutasi Covid jenis baru.

“Caranya, yakni, dengan menekan penyebaran dan menerapkan protokol kesehatan tadi,” ujarnya.

Sementara dalam pelaksanaan Vaksin, pihaknya telah melakukan sosialisasi. Salah satunya, larangan vaksinasi bagi ibu hamil dan sedang menyusui.

Dijelaskan dalam melakukan vaksinasi, tidak serta merta langsung vaksin, tapi akan melalui empat tahap pemeriksaan hingga akhirnya tim pemeriksa mengijinkan untuk dilakukan vaksin.

“Ada empat tahap, dimana meja pertama sebagai tempat pendaftaran, meja kedua untuk melakukan skrining pesein layak atau tidak yang didalamya ada pertanyaan, hamil atau tidak dan usia berapa. Meja ketiga untuk tindakan dan empat itu semua bagian dari sistim penjaringan,” jelasnya.(RHM)

Comment