by

Bupati Buru Ajak Masyarakat Kawal Pemilu

beritakotaambon.com – Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi mengajak masyarakat Kabupaten Buru, agar aktif melakukan pengawasan terhadap proses tahapan Pemilu dan Pilkada yang akan diselenggarakan pada 2024 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan Ramly, saat menyampaikan sambutannya, di Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tingkat dasar 2021, yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Buru, di Hotel Grand Sarah, Senin (13/9) malam.

Baca juga: Mantan Kadinsos Buru Kembalikan Randis Rusak

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, mengusung tema “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”

Ramly menyebutkan, kegiatan ini untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, khususnya pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada. Selain itu, kegiatan SKPP merupakan salah satu kegiatan utama bagi Bawaslu dalam program pengawasan partisipatif.

“Program ini penting, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam hal memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta meningkatkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilu/Pemilihan,” ucap Ramly.

Bupati Buru dua periode itu menyatakan, dalam kegiatan SKPP, yang akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan menghadirkan narasumber yang tidak perlu diragukan lagi kemampuannya. Baik yang berasal dari narasumber pusat dan juga narasumber lokal.

“Kita harapkan, para peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi aktor pengawasan partisipatif dan penggerak masyarakat untuk aktif berperan dan mengawasi proses tahapan Pemilu dan Pilkada,” kuncinya.

Ketua Bawaslu Maluku, Astuti Usman dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi  SKPP  menyampaikan, kegiatan ini untuk  meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu/pemilihan 2024 dengan tahapan yang akan berjalan pada tahun 2022 nanti.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk bagaimana kita (Bawaslu) menghadapi Pemilu serentak di tahun 2024, dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas Pemilu sangat membutuhkan dukungan yang kuat dari masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus didorong untuk ikut berperan aktif dalam memantau proses tahapan penyelenggaraan Pemilu,” ujar Astuti.

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku itu memberikan pesan kepada peserta sekolah kader pengawas partisipatif ini, dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan tekun dan nantinya peserta akan mendapatkan pengetahuan terkait dengan Pengawasan Pemilihan Umum dan Pilkada yang diisi para ahli di bidang kepemiluan.

“Seperti mempelajari tahapan Pemilu, mekanisme penyelesaian sengketa, mekanisme penanganan pelanggaran, pemantauan Pemilu, regulasi Pemilu dan Pilkada dan pengawasan Pemilu dan Pilkada dan materi-materi lainnya,” ucap dia. (MSR)

Comment