by

Bupati Buru Jalani Vaksinasi Tahap II

Ambon, BKA- Bupati Buru Ramly Umasugi menerima penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II, yang berlangsung di Pandopo Bupati Buru, Senin (1/3) kemarin. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru, Ismail Umasugi, saat dihubungi koran ini, Selasa (2/3).

Selain Bupati Buru, penyuntikan vaksinasi tahap II juga diikuti Ketua DPRD Buru, Muh Rum Soplestuny. Dalam proses vaksinasi Sinovac itu, tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Menurut Ismail, untuk mensukseskan program Vaksinasi Covid-19 sebelum disuntik vaksin, bupati dan ketua DPRD Buru terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dari petugas medis. Dimana keduanya, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin tahap II. Setelah vaksinasi, keduanya harus melewati tim observasi untuk mengetahui apakah ada gejala yang dialami atau tidak.

“Sudah kemarin (Senin). Kemarin pak Bupati vaksin tahap II di Pandopo sama ketua DPRD. Alhamdulilah berlangsung aman dan lancar dalam prosesnya,” tandas Ismail.
Dikatakan, sebelumnya Bupati Buru yang juga Ketua DPD I Golkar Maluku bersama ketua DPRD telah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama, di aula kantor Bupati Buru, tanggal 13 Februari 2021 lalu.

Setelah penyuntikan vaksin tahap pertama, sambung dia, Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dengan penyuntikan vaksin Covid-19, serta jangan mudah percaya dengan informasi hoaks tentang vaksin.

“Pak Bupatu juga minta tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membantu mensosialisasikan proses vaksinasi. Agar masyarakat di daerah bertajuk Rete Mena Bara Sehe ini, mau mengikuti program vaksin jika sudah waktunya,” tandas Ismail.

Sesuai pesan Bupati, lanjut Ismail, bagi masyarakat yang lolos kriteria, harus divaksin dan terus mendukung program vaksinasi, sebagai bentuk upaya memutus mata rantai wabah Corona.

“Kalau memang sudah ada program vaksin kepada masyarakat secara massal, saya berharap supaya masyarakat ikuti vaksin. Tetapi tentunya ada tahapnya, ada kriteria apakah ada seseorang boleh divaksin atau tidak. Tapi kalau dia memenuhi syarat untuk dia vaksin, sebaiknya divaksin. Supayay dapat menghentikan penyebaran virus corona,” kuncinya. (MSR)

Comment