by

Bupati Buru Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Siwalima 2021

Ambon,BKA- Untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, Polres Pulau Buru akan melaksanakan Operasi Ketupat Siwalima tahun 2021.

Menandai pelaskanaan itu, dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Siwalima tahun 2021, yang dipimpin Bupati Buru, Ramli Ibrahim Umasugi, di Lapangan Apel Polres Pulau Buru, Kamis (6/5).
Apel Gelar Pasukan tersebut turut dihadiri Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, Dandim 1506/Namlea Letkol Arh Agus Guwandi, Wakapolres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanussa, para Kabag Polres Pulau Buru dan Pom Namlea, Dankie 3 Pelopor Namlea, para Kasat Polres Pulau Buru, para Perwira Staf Polres Pulau Buru, dan instansi terkait serta anggota Polres Pulau Buru.

Bupati Buru dalam amantnya, mengatakan, menginjak tahun 2021, bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai permasalahan, baik masalah penanganan Covid-19, pengamanan tahapan Pilkada tahun 2020 hingga bencana alam.

“Hari ini dilaksanakan apel gelar pasukan di masa pandemi Covid-19, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah,” kata Ramly.

Menurut dia, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, keterlibatan pasukan dalam apel kali ini memang sengaja tidak terlalu besar. “Akan tetapi diharapkan sudah mewakili semua unsur yang terlibat dalam operasi, sehingga kita dapat menilai kesiapsiagaannya,” ujar Ramly.

Dia berharap, Operasi Ketupat Siwalima tahun 2021 dapat memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, mengatakan, berdasarkan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, apel gelar pasukan ini dibentuk sebagai pengecekan akhir untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri yang melibatkan TNI- Polri dan instansi terkait.

Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah mengambil kebijakan pelarangan mudik. Apabila pemerintah tidak dilakukan, maka akan terjadi lonjakan Covid-19 di Indonesia. “Kasus Covid-19 harus kita waspadai,” kata Kapolres.

Selain itu, katanya, Kapolri juga mengamanatkan agar pada lebaran nanti dapat meniadakan acara halal bil halal dan yang sebagainya. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan masyarakat.

“Olehnya itu, diharapkan agar masyarakat dapat mendukung aparat dalam pencegahan Covid-19,” pungkasnya.(MSR)

Comment