by

Bupati Noach Letakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Yotowawa

Ambon, BKA- Didampingin Ketua TP PKK MBD, Rely Noach, Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Yotowawa, Desa Wonreli, Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan, Senin (31/8).


Hadir pada acara peletakan batu pertama tersebut sejumlah anggota DPRD asal Pulau Kisar, diantaranya, S. Petrusz, L. Boreel, Gelion Tumangken. Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) MBD, A. Siamiloy, Pimpinan OPD Lingkup MBD, mantan anggota DPRD Maluku asal MBD, M. Frans, Forkopimcam Pulau Kisar, pimpinan organisasi vertikal, dewan guru se-Pulau Kisar, Ketua Latupatti Pulau Kisar, para Kepala Desa, Kepala Dusun, BPD se-Pulau Kisar, serta masyarakat setempat.

Bupati Noach, mengatakan, meskipun ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang sementara mewabah, semangat membangun harus tetap kuat. Tidak boleh diam dan pasrah, melainkan harus tetap bergerak maju dan berupaya menghadapi tantangan kehidupan ini, walaupun dibatasi dengan protokol kesehatan.

“Mungkin terlupakan, bahwa selama 12 tahun Kabupaten MBD dimekarkan, pasar ini tidak pernah masuk dalam perencanaan pembangunan. Namun setelah saya menjabat sebagai bupati, saya langsung masukan dalam perencanaan pertama saya, yakni, pembangunan Pasar Yotowawa. Sebab tempat ini pernah menjadi ibu kota sementara Pemerintahan MBD. Tapi kita seakan-akan tidak pernah melihat kesulitan saudara-saudara kita untuk berjualan di tempat ini. Dan atas perkenaan Tuhan, hari ini kita sudah boleh melakukan peletakan batu pertama Pasar Yotowawa,” ujar Noach.

Dia mengatakan, peletakan batu pertama yang dilakukannya itu, bukan bertujuan untuk kebesaran seseorang. Tapi dilakukan agar kedepan, pasar tersebut dapat digunakan sebagai tempat bertransaksi bagi masyarakat di Pulau Kisar.

“Ini bukan untuk mencari nama atau sebagainya, tapi peletakan batu pertama sebagai awal pembangunan pasar ini, sebagai bentuk tanggungjawab untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, mari kita jaga dan pelihara bersama-sama. Mari bantu pembangunan ini, jangan menghalang-halangi agar pembangunan in dapat berjalan sesuai harapan. Mari semua pihak, stakeholder maupun masyarakat, untuk dukung dan topang pembangunan ini, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pesan Noach.

Lanjutnya, sesuai laporan, memang ada beberapa pekerjaan yang belum dapat diselesaikan, karena kekurangan anggaran, seperti, pemasangan keramik dan plafon.

Namun Noach memastikan, pekerjaan pembangunan pasar tersebut, akan diselesaikan di tahun depan, menggunakan APBD agar secepatnya dapat difungsikan kembali.

“Jadi untuk sementara, lantainya menggunakan semen licin, supaya kedepan bisa tetap diperbaiki. Sesuai permintaan dari masyarakat, apabila Pasar Yotowawa ini telah selesai, maka pasar sementara yang berada di Tutuwatu akan tetap difungsikan. Itu harus, karen makin banyak pasar, makin banyak kegiatan transaksi. Makin banyak akses yang dibangun untuk rakyat, maka rakyat Pulau Kisar, rakyat MBD, bisa mendapat manfaat yang sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan,” paparnya. (LAM)

Comment