by

Bupati SBT Didesak Copot Kepala BPBD

Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdul Mukti Keliobas didesak untuk segera mencopot Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBT, Usmas Keliobas dari jabatannya. Pasalnya, Usman dinilai lambat dalam menangani persoalan bencana alam yang terjadi di sejumlah kecamatan yang ada.
Mulai dari banjir Rob, abrasi pantai, hingga persoalan orang hilang saat melaut. Ini disampaikan Anggota DPRD SBT, Abdul Gafar Wara-Wara, saat menghubungi koran ini, Kamis (27/5).

“Saya minta kepada Bupati SBT agar segera copot Kepala BPBD SBT Usman Keliobas. Sebab kerja beliau tidak benar dan tidak becus. Sebaiknya segera dicopot, karena ini juga merusak nama baik Bupati SBT. Selama ini juga dia dinilai tidak berperan aktif,” sebut Gafar.

Ia menjelaskan, sudah beberapa kali bencana melanda masyarakat di SBT. Namun BPBD dibawah kepemimpinan Usman Keliobas, seakan tidak serius menangani sejumlah persoalan bencana.

“Contoh seperti orang hilang di laut itu terus terjadi, bahkan meninggal dunia. Tapi terkesan diabaikan oleh pemerintah lewat kepala BPBD. Tolong pemerintah daerah agar serius dalam menghadapi persoalan-persoalan keumatan di negeri ini,” harapnya.
Politisi PKB SBT ini menyebutkan, jika Kepala BPBD punya perhatian dan program kerja untuk mengantisipasi persoalan bencana di Bumi Ita Wotu Nusa itu, seharusnya ada komunikasi baik untuk pengadaan tranportasi.

“Terlihat Kepala BPBD SBT tidak punya program kerja di bencana. Bahkan sampai-sampai tidak punya transportasi untuk mengantisipasi ada warga yang hilang, bisa dicari di laut. Tapi ini tidak ada sama sekali. Ini artinya Pemda lewat BPBD ini kinerjanya apa saja,” tanya Gafar.

Dirinya juga mengaku heran dengan BPBD SBT, yang mana tidak punya kesiapan tranportasi untuk mengantisipasi kejadian seperti dialami salah satu masyarakat Pulau Gorom baru-baru ini. “Kenapa tidak ada kesiapan untuk kemudian mengantisipasi, jangan sampai terjadi kecelakaan laut. Maka Pemda mengambil langkah cepat untuk melakukan pencarian. Ini terkesan nanti pemerintah hanya minta kepada tim SAR provinsi untuk turun baru bisa melakukan pencarian,” ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, telah terjadi bencana alam di beberapa kecamatan. Sehingga diharapkan, ada perhatian dari pemerintah daerah lewat BPBD. “Di beberapa desa di Kecamatan Kesuy Watubela, Kecamatan Teor, dan Kecamatan persiapan Ukar Sengan, Kecamatan Kilmury dan lainya, saat ini mengalami musibah. Ombak menghantam sampai ke dalam kampung-kampung. Merusak talud di bibir-bibir pantai. Hal ini harus cepat ditanggapi BPBD. Jangan diam ditempat,” pesannya. (SOF).

Comment