by

Bupati Serahkan Hibah Tanah Pembangunan Lapas dan Kantor PN Dataran Hunimoa

BULA-BKA, Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdul Mukti Keliobas, menyerahkan sertipikat tanah kepada Kepala Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, Andi Nurka.

Tanah itu akan digunakan untuk pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III di Bula.

Selain itu, bupati juga menyerahkan sertipikat tanah kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunimoa, Awal Darmawan Akhmad, untuk pembangunan Kantor PN Dataran Hunimoa.

Penyerahan sertipikat tanah kepada Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Maluku dan Ketua PN Dataran Hunimoa, berlangsung di Pandopo Bupati SBT di Kota Bula, Kamis (5/8).

Baca: Pemerintah Negeri Bula Bagi BLT 7 Bulan

Pada penyerahan sertipikat tanah itu, Bupati SBT dua periode itu menyampaikan apresiasi terhadap perhatian serius Kanwil Kemenkumham Provinsi Maluku dan PN Dataran Hunimoa, yang ingin membangun Kantor Lapas Kelas III dan Kantor PN di Kota Bula, guna memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa tersebut.

“Ini merupakan bentuk perhatian Kemenkumham Provinsi Maluku dan Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa. Kami sangat bersedia menerima kehadiran Kantor Lapas dan Kantor Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa. Semoga bisa memberi pelayanan yang baik bagi masyarakat SBT,” kata bupati.

Walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, lanjutnya, namun semangat Kanwil Kemenkumham Maluku dan PN Dataran Hunimoa tidak pernah surut.

“Kami atas nama Pemkab dan masyarakat SBT, menyampaikan terimakasih Kepada kedua pihak,” ujar bupati.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Maluku, Andi Nurka, meminta kesediaan Bupati SBT untuk merelokasi lahan pembangunan Lapas Kelas III Geser ke Kota Bula.

“Kami sangat menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada bapak bupati atas perhatian dan sumbangsih, dalam pembangunan ini,” kata KaKanwil Kemenkumham Maluku.

Baca:
Pemerintah Negeri Bula Bagi BLT 7 Bulan

Menurut KaKanwil Kemenkumham, setelah memperoleh hibah tanah tersebut, pihaknya akan menyampaikan ke pimpinan di Jakarta, agar mempercepat proses pembangunan di 2022.

“Lapas di Bula kalau dikerjakan, itu anggarannya kurang lebih 60 miliar. Pembangunan akan bertahap, tergantung kemampuan keuangan Negara,” singkatnya.(SOF)

Comment