by

Camat Waeapo Rutin Safari Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Pemerintah Kecamatan (Pemkec) Waeapo, rutin melakukan Safari Jumat ketujuh desa dan dua desa persiapan yang ada di kecamatan tersebut.

Memang kegiatan itu sengaja digagas Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Waeapo, untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Bukan sekedar untuk shalat berjamaah, namun ada misi didalamnya, salah satunya, melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 di kecamatan penghasil beras terbesar di Kabupaten Buru itu.

“Alhamdulillah, kami sudah melakukan Safari Jumat ini sesuai dengan keputusan Muspika. Kami sudah lalui 7 desa dan ditambah 2 desa persiapan,” ujar Camat Waeapo, Baharudin Besan, kepada koran ini, diruang kerjanya, Kamis (3/12).

Walaupun Kabupaten Buru sudah masuk zona hijau penyebaran virus corona, namun sosialisasi gerakan 3M kepada masyarakat tetap harus dilakukan.

“Dalam kegiatan Safari Jumat, setelah kami melakukan shalat Jumat bersama, kami memberikan pencerahan terkait dengan Covid-19 yang melanda Indonesia maupun seluruh dunia ini, notabenenya di Kabupaten Buru dan teristimewa di Kecamatan Waeapo,” ujarnya.

“Masyarakat harus menjalankan gerakan 3M, yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Itu adalah keputusan kami selaku Muspika terhadap masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh desa yang ada di kecamatan tersebut. “Sekaligus kami melakukan penyemprotan masal disetiap desa di Kecamatan Waeapo. Itu setiap satu Minggu, kami melakukan penyemprotan,” paparnya.

Tak hanya itu, kegiatan Safari Jumat itu juga diselingi dengan pembagian masker yang dilakukan oleh Muspika Kecamatan Waeapo kepada masyarakat secara gratis, agar tetap hidup sehat dan terhindar dari Covid-19.

“Kami juga melakukan pembagian masker pada saat pelaksanaan kegiatan Safari Jumat. Nah masyarakat berbondong-bondong, baik itu masyarakat untuk mendapatkan masker yang kami bagikan,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam persiapan untuk melaksanakan Safari Jumat itu dilakukan oleh pemerintah desa setempat. “Persiapan Safari Jumat itu dari desa, dalam hal ini menyiapkan pekerjaan dari pada Safari Jumat,” pungkasnya. (MSR)

Comment