by

Cegah DBD, Kodim Masohi Lakukan Fogging

Ambon, BKA- Mengantisipasi merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun malaria, Kodim 1502/Masohi lakukan pengasapan (fogging) di perkantoran, rusun dan Asrama Kodim 1502/Masohi. Demikian disampaikan Dandim 1502/Masohi, Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho, Kamis (8/4).

Lewat rilisnya kepada koran ini, Dandim mengatakan, fogging yang dilakukan merupakan tindaklanjut dari upaya pencegahan dan antisipasi DBD, karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Sehingga pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tiga Kabupaten di wilayah teritori Kodim 1502/Masohi, yaitu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Sehingga dapat menekan wabah DBD dan malaria, pada umumnya di wilayah Pulau Seram dan secara khusus di lingkungan Asrama Kodim 1502/Masohi, Asrama Koramil dan perkantoran.

“Segala upaya harus kita lakukan, termasuk mematuhi setiap petunjuk atau instruksi pemerintah melalui surat edaran yang disampaikan kepada masyarakat. Namun yang tak kalah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan doa tulus serta ikhlas. Sehingga upaya antisipasi wabah DBD dapat terwujud,” terang Dandim.

Menurut dia, upaya fogging tersebut dilakukan dalam rangka mencegah berkembangnya penyebaran nyamuk DBD maupun malaria. Karena akibat cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan munculnya jentik-jentik nyamuk yang membawa penyakit DBD dan Malaria.

“Penyakit demam berdarah umumnya menyebar melalui nyamuk Aedes Aegypti, dengan ciri-ciri belang-belang putih di sekitar tubuh dan kaki. Nyamuk ini menularkan virus dengue penyebab demam berdarah ke manusia, melaui gigitan kecilnya ke dalam kulit,” papar Dandim.

Dalam kegiatan fogging tersebut, anggota yang terlibat sebanyak 10 orang untuk membantu tim Dinas Kesehatan Kabupaten, yang terdiri dari Kabid P2P Dinkes Malteng, Darwin Lessy, Kasi P2M Dinkes Malteng, Umar Pawae, serta Staf P2P, Anshar Rahman.

“Hari ini kita melaksanakan fogging dengan sasaran perumahan, barak dan perkantoran yang dianggap mudah sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypty. Dengan adanya upaya dari satuan ini dapat memberikan dampak positif berupa terbebasnya warga Kodim dan masyarakat dari DBD maupun malaria,” harap Dandim. (SAD)

Comment