by

Cuaca Buruk, Nelayan Diminta Waspada

Ambon, BKA- Masyarakat Maluku terutama nelayan, diminta untuk tetap waspada terhadap perubahan suhu udara yang berdampak terhadap fenomena La Nina. Sebab, fenonema ini diprakirakan akan bertahan hingga Februari 2021 mendatang.

“Masyarakat terutama para nelayan kita harus berhati-hati,” pesan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Hendry Far-Far, kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Senin (16/1).

Bukan itu saja, dia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Maluku untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebab jika tidak menjaga lingkungan, maka bisa terjadi banjir bandang. “Kita ingin wilayah kita aman dan tidak ada bencana yang membahayakan,” seru Hendry.

Dia mengungkapkan, untuk mengantisipasi fenomena La Nina, Pemerintah Provinsi Maluku bakal menyurati seluruh pemerintah kabupaten maupun kota. Bahkan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan BMKG kota Ambon, guna membahas langkah-langkah mengantisipasi untuk perubahan suhu udara tersebut.

“Fenomena La Nina sangat berdampak untuk Pulau Ambon, Seram, Banda, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, Aru dan Buru.

Hal senada disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Ambon, Sunardi. Dia menjelaskan, diperkiraan bakal terjadi fenomena La Nina pada Desember hingga Februari 2021. Bahkan pihaknya sementara melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi jika terjadinya fenomena La Nina.

“Saya tidak bisa menjamin keparahan dari La Nina ini sejauh mana. Tapi yang terpenting adalah harus kita waspada. Selain kita waspada, lingkungan kita juga harus siap. La Nina ini banyak dampaknya, mulai dari pohon tumbang longsor dan banjir. Mudah-mudahan itu tidak terjadi ketika ada curah hujan tinggi nanti,” harap Sunardi. (BKA-1)

Comment