by

Curi Rokok, Oknum Honorer di Aru Berurusan Dengan Hukum

Ambon, BKA- HW, salah satu tenaga honorer dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru harus berurusan dengan hukum. Pria 23 tahun ini di ringkus personel Satreskrim Polres Kepulauan Aru karena nekat mencuri rokok dalam kios milik korban Saturdy alias Adi yang berada di perempatan Perkantoran Jalan Pemda II (dua) Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

Penangkapan HW, berdasarkan laporan polisi Saturdy ke Polres Aru. Personel Satreskrim yang mendapat informasi langsung bergerak cepat menangkap tersangka HW saat pesta miras bersama rekan-rekannya.

“Jadi kita sudah amankan HW bersama barang bukti saat dia berpesta miras bersama teman-temannya,”ungkap Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Galuh. F. Saputra kepada BeritaKota Ambon, Sabtu (30/1).

Kata Kasat, muncul niat untuk mencuri saat HW dalam perjalanan melewati kios milik korban, Saturdy Alias Adi yang berada di perempatan Perkantoran Jalan Pemda II (dua) Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru dan melihat kios korban tengah sepi, kemudian HW langsung melancarkan aksinya (mencuri).

“Niat mencuri HW ini saat dia melintas depan kios korban. Pas kios sepi. Ya, karena sepi HW pun mencuri,”beber Kasat
Dikatakan lebih lanjut, HW yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka itu pun beraksi dan mencuri sejumlah bungkus rokok dan satu buah handphone merek XIAO MI warna hitam.

Barang-barang curian seperti rokok itu, tambah Kasat, lalu di jual tersangka di dua kios berbeda yakni, di kawasan lorong paku dan samping lokalisasi.
“Usai mencuri, rokok-rokok itu dia jual di dua kios berbeda,”terang Kasat

Diketahui, HW (23) yang beralamat di kilo 8, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru dan merupakan seorang pegawai honorer di salah satu kantor Pemda Aru.

Sementara korban Saturdy alias Adi (40), pekerjaan Wiraswasta, beralamat Jalan Ali Moertopo, RT/RW 008/002, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.

Penahanan Tersangka HW (23) tertuang dalam LP/20/I/2021/Maluku/Res Aru. Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-5 tentang Pencurian. (WAL)

Comment