by

Dana Kelurahan “Pelumas” Roda Ekonomi

Ambon, BKA- Faktor penting lain sebagai stimulus yang mampu mengubah dan memperlancar roda pembangunan ekonomi kelurahan, yakni, keberadaan dan pemanfaatan dana kelurahan.

Kenapa demikian? Program kelurahan akan berjalan sesuai target, waktu dan sesuai harapan, apabila didukung oleh dana kelurahan.

Dana Kelurahan merupakan penjabaran dari amanat regulasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan, yang menyebutkkan, penggunaan Dana Kelurahan diarahkan pada pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat.

Alokasi dana yang diberikan harus digunakan secara konsisten dan terkendali. Setiap kegiatan yang menggunakan Dana Kelurahan, harus melalui beberapa tahapan, yakni, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang jelas dan berdasar prinsip.

Segala bentuk laporan program yang menggunakan Dana Kelurahan yang dibuat, harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lurah Karang Panjang (Karpan), Marcus Roseli, menjelaskan, tujuan dana kelurahan yang disalurkan kepada masyarakat, yakni, untuk meningkatkan percepatan dan pemerataan pembangunan di kelurahan, khususnya yang dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dana kelurahan diprioritaskan manfaatnya untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelurahan, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah kelurahan,” terang Roseli, Kepada BeritaKota Ambon di ruang kerjanya, Rabu (23/12).

Ia juga menjelaskan, Dana Kelurahan akan bermanfaat dan memiliki peran yang positif sebagai “pelumas” roda ekonomi pembangunan kelurahan, apabila memenuhi klasifikasi penggunaan dengan tata kelola yang baik, menghindari penyalahgunaan penggunaannya, transparan, optimal melalui swakelola, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan melakukan pengawasan ketat.(MG-2)

Comment