by

Dana Kelurahan Terbatas Tangani Kemiskinan

Ambon, BKA- Total dana kelurahan sebesar Rp.720 juta per tahun yang diterima setiap kelurahan di kota Ambon, dirasa sulit tangani persoalan kemiskinan di masyarakat. Namun dengan keterbatasan itu, masing-masing kelurahan punya program tersendiri dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Salah satunya Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, yang telah memberikan sejumlah bantuan bagi warganya yang dianggap tidak mampu, lewat dana kelurahan yang dimiliki. Mulai dari pemberian bantuan seragam dan alat tulis bagi siswa kurang mampu, hingga bantuan usaha seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Lurah Mangga Dua, Hellen Ritiauw menjelaskan, dana kelurahan telah diarahkan untuk pembangunan sarana prasarana serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Namun dengan keterbatasan dana kelurahan yang dimiliki, sejumlah program harus dibatasi.

“Kalau bicara penanganan kemiskinan itu skopnya besar. Kalau kita mau tangani itu dari segi mana dulu. Misalnya dengan berikan bantuan seadanya itu masih bisa. Karena kelurahan juga terbatas, tidak bisa berbuat banyak,” terang Hellen, saat ditemui koran ini, Rabu (3/3).

Dikatakan, tidak ada data tetap penduduk miskin yang dimiliki kelurahan. Sehingga tidak bisa mengukur seberapa besar masyarakat miskin yang ada pada kelurahan Mangga Dua.

“Tidak ada data tetap warga miskin. Karena tidak ada batas ukur untuk mengukur apa masyarakat ini miskin atau tidak. Memang ada beberapa ukuran yang dipakai oleh kementerian. Tapi kelurahan sendiri belum ada,” sebutnya.

Sejauh ini, lanjut Hellen, Kelurahan Mangga Dua telah memberikan sejumlah bantuan bagi warga yang dianggap kurang mampu. Salah satunya seperti bantuan UMKM.

“Sejauh ini mungkin yang bisa kami lakukan itu hanya bantuan kecil. Kalau UMKM juga kami berikan. Sisanya itu bantuan dari kementerian seperti BPNT dan lain-lain,” tutupnya. (BKA-1)

Comment