by

Danrem 151 Binaiya Silaturahmi Bersama Latupati

Ambon, BKA- Sebagai putra daerah yang dipercayakan pimpinan TNI di Maluku, Danrem 15/ Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw bersilaturahmi dengan Latupati untuk dapat bersinergi dalam membangun Maluku kedepan.

Pertemuan ini dianggap penting untuk bersama-sama satukan hati dengan masyarakat Maluku, lewat semboyan “Ale Rasa Beta Rasa, Potong di Kuku Rasa di Daging, Mari Sama-sama Bangun Maluku”.

Ini merupakan sala satu tujuan, dalam membantu Pangdam XVI/Pattimura memberikan yang terbaik bagi Maluku.

Selain itu, Danrem juga akan membantu Pemerintah Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan mantan Dankakor Brimob, Murad Ismail.

“Mari kita sama-sama menghidupkan kembali budaya Maluku yang mulai terkikis,” ungkap Danrem, lewat rilisnya kepada koran ini, Selasa (25/8).

Di kesempatan kali ini, silaturahmi bersama Latupati ini agar dalam pelaksanaannya saling meminta saran dan masukan dari mereka.

“Sebab merekalah (Latupati) yang paham akan kearifan lokal sesuai daerahnya masing-masing,” terangnya.

Lanjut dia, orang Maluku harus ikut bertanggung jawab atas terpeliharanya adat dan pemangku adat mesti menjadi garda terdepan.

Danrem berharap, para raja juga dapat menjadi patner kerja dalam mengembalikan dan melestarikan kearifan lokal yang ada. Dengan tujuan bagi generasi penerus dapat mengetahui adat masing-masing daerah. Agar tercipta kerukunan sebagai anak daerah Maluku.

“Kegiatan silaturahmi ini bertujuan sama memiliki satu konsep, yakni penyelesaian masalah dengan libatkan raja-raja, mempersatukan orang basudara melalui adat. yang diistilahkan Sagu Salempeng Pata Dua, Hidup Ade Deng Kaka Harus Laeng Sayang Laeng. Itulah yang diinginkan, semua harus terus terpelihara di tanah datuk-datuk ini,” tandasnya.

Ketua Umum Latupati Maluku, H Ibrahim MH Wokas yang juga Raja Negeri Ureng, dalam pertemuan tersebut memberikan turut memberikan apresiasi kepada Danrem 151 Binaiya.

Menurut dia, Ibrahim, Danrem sangat memiliki perhatian dan kepedulian besar terhadap kearifan lokal dan adat di Maluku.

Ibrahim juga bersyukur kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kasad, yang sudah pulangkan putra daerah untuk membangun negeri.

“Kami para Latupati bangga dan akan bersama sama Danrem hidupkan kembali kearifan lokal demi anak cucu kedepan,” tegas Ibrahim.

Turut hadir Ketua umum dan sekretaris Frangky Nikijuluw dari Ulath, Sefnat Ferdinandus dari Haruku, Marthen Sunat dari Aboru dan Moses dari Desa Laturake Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB.(SAD).

Comment