by

Danrem : Keamanan Itu Harus Diciptakan

Ambon, BKA- Komando Korem (Danrem) 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw menegaskan, keamanan adalah sesuatu hal yang dapat diciptakan dalam lingkungan bermasyarakat, dan bukan hal yang diberi kepada orang lain.

Karena dalam suatu wilayah, sebutnya, jika keamanan menjamin, maka perputaran ekonomi dan kegiatan investasi dalam wilayah itu akan berlangsung secara terus menerus demi kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan Jenderal Bintang Satu asal Maluku ini, disampaikan saat bersilaturahmi serta tatap muka bersama para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta anggota Koramil Leihitu, di aula Koramil 1504-05/Leihitu, Rabu (27/1).

Menurut Danrem, untuk menciptakan rasa aman dalam wilayah hukum di Leihitu dan sekitarnya, tidak hanya menjadi tanggungjawab TNI dan Polri, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Tetapi hal tersebut harus dilakukan bersama-sama dari elemen masyarakat. Terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam wilayah tersebut.

“Jadi bicara keamanan ini bukan hanya urusan TNI Polri, tapi setidaknya merupakan tanggungjawab kita bersama. Baik itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama, serta para pemangku kepentingan di wilayah itu sendiri,” tutur Danrem, yang didamping Dandim 1504/Ambon, Letkol Inf. C. Soumokil, dan Kasi Ter Koram 151/Binaiya Joky Pesulima.

Danrem menambahkan, terhadap kasus-kasus kriminal dalam lingkungan masyarakat, kerap terjadi karena faktor minuman keras. Untuk itu, masyarakat diharapkan agar tidak mengkonsumsi minuman keras dengan cara yang berlebihan.

“Minuman keras itu harus digunakan untuk acara-acara tertentu. Misalnya menyelesaikan permasalahan. Bukan digunakan untuk melakukan perbuatan kriminal. Karen memang, tercatat kasus kriminal terjadi di Maluku 90 persen dilatarbelakangi miras. Oleh karena itu, hal-hal ini harus menjadi perhatian semua masyarakat,” tandasnya.

Dia juga menghimbau, kepada putra-putri di Maluku, terutama Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat, agar ke depan para orang tua menyiapkan anak-anak mereka untuk masuk mengikuti tes militer, baik itu TNI atau Polri.

“Kalau ada anak-anak disini mau masuk TNI, ya siapkan dari sekarang. Karena kita mau supaya SDM Maluku itu baik, maka harus kita benahi dari sekarang. Jangan sudah dekat-dekat mau ikut seleksi baru mulai membenahi kekurangan-kekurangan pada anak-anak. Saya berharap, semoga ke depan ada anak-anak di Leihitu dan Leihitu Barat yang bisa duduk mengganti saya sebagai Danrem 151/Binaya nanti,” harapnya.

Sekedar tahu, usai menggelar tatap muka dan silaturahmi, Danrem ikut melakukan penanaman anakan Pohon Mangga Arumanis, yang ditanam di depan kantor Koramil 1504-05/Leihitu. Setelah itu, diikuti dengan acara sesi foto bersama para peserta yang hadir. (PEN 151).

Comment