by

Data Covid-19 Turun Naik

Ambon, BKA- Data tingkat penularan Covid-19 di Kota Ambon, ungkap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, selalu turun naik dari waktu ke waktu.

Sehingga dia berharap, masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk beraktivitas, terumata di luar rumah.

Menurut Louhenapessy, apabila masyarakat bisa mematuhi anjuran Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terkait protokol kesehatan, kemungkinan tingkat penularan Covid-19 bisa ditekan.

Sebab kunci utama untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19, kata walikota, hanya ada pada kepatuhan masyarakat tentang 4M. Yaitu, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan.

Selain masalah kepatuhan masyarakat, terang Walikota Ambon dua periode itu mengatakan, alasan lain turun naiknya data tingkat penularan Covid-19 di kota bertajuk manise ini, karena selaku ibukota Provinsi Maluku. s

Dengan status tersebut, katanya, Kota Ambon menjadi pusat aktivitas masyarakat Maluku. Banyak masyarakat dari luar kota yang turut melakukan aktivitas di Kota Ambon.

“Kita bersyukur, ada waktu dimana Covid-19 turun. Tapi kemudian Covid-19 itu naik lagi. Kenapa, karena Ambon ini berada pada posisi transit. Kita turun, tapi ada masyarakat yang masuk dari kabupaten lain atau dari luar Ambon, dia berdampak. Dan Covid-19 itu naik lagi,” terang Richard, Selasa (29/12).

Lebih lanjut, ungkap Politisi Golkar Maluku ini, kalau kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat Kota Ambon.

Jadi dampak Covid-19 bukan hanya terhadap kesehatan, tapi juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Dan ini berlaku secara nasional

“Misalnya, dengan pembatasan kegiatan-kegiatan besar, termasuk di Kota Ambon, yang kita sudah rencanakan betul. Bahkan ada yang ingin datang, tapi tertunda karena takut rapid test antigen,” pungkas Louhenapessy.(BKA-1).

Comment