by

Deklarasi Pelabuhan Bermasker

Ambon, BKA- Instansi dan stakeholder di lingkungan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, menandatangani Deklarasi Komitmen Pelabuham Bermasker. Deklarasi ini untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan, pengawasan serta kedisiplinan pada lingkungan kerja masing-masing instansi.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Ambon, Jece Julita Piris menyebutkan, deklarasi Pelabuhan Ambon Bermasker bertujuan agar sebagai instansi pemerintah, swasta, BUMN dan para pekerja di Pelabuhan dalam melaksanakan kegiatannya, wajib bermasker untuk pencegahan virus corona.

“Deklaris ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional ( Harhubnas) tahun 2020. Yang kita lakukan adalah berupaya untuk mencegah penyeberan covid-19, bagi seluruh stakeholder maupun para pengguna jasa pelabuhan,” terang Jece, usai mendeklarasikan Pelabuhan Bermasker di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, (17/9).

Jece menambahkan, dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kegiatan terus berjalan di Pelabuhan ini, pihaknya memberikan pelayanan secara perlahan dengan sistem online.

“Untuk pelayanan kami perlahan dilakukan secara online, khsusunya di Kota Ambon. Kedepannya diharapkan secara keselurahan bisa memberikan pelayanan berbasis online, untuk mempermudah dan juga mencegah penyebaran virus di tengah pandemi ini. Serta kita tetap bisa mendukung pemerintah dalam menjalankan perekonomian negara,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon, Bambang Priyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya pencegahan penularan covid-19. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami juga memberikan sosialisai bagi pengguna jasa pelabuhan agar dapat menerapkan protokol kesehatan, dalam melakukan aktivitas setiap hari di lingkup pelabuhan. Pelayanan kami jiga dilakukan baik sesuai dengan protokol yang ada. Kita bersama bersinegri Pelabuhan Ambon bebas dari penularan covid-19,” tegasnya.

Kapolsek KPYS, Richard M Gurning turut menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penyuluhan kepada setiap masyarakat yang berkegiatan di pelabuhan.

“Sudah berjalan 4 bulan kegiatan itu dilakukan di lingkup Pelabuhan. Dan saat ini kami melakukan penindakan. Ada sanksi juga yang diberikan melalui teguran lisan dan teguran tertulis,” cetus Richard. (KJH)

Comment