by

Delapan Staf Terinfeksi Covid-19, Kantor Bagian Hukum Pemkot Tutup

Ambon, BKA- Delapan staf Kantor Bagian Hukum dan Pemerintahan Kota Ambon terkonfirmasi positif Covid-19, setelah dilakukan Swab Test terhadap 15 staf kantor tersebut.

Akibatnya, Kantor Bagian Hukum dan Pemerintahan Kota Ambon yang sebelumnya memang sudah ditutup sementara, belum dapat dibuka untuk melakukan pelayanan.

Penutupan itu dilakukan pasca salah satu staf kantor itu dikabarkan terjangkit Covid-19, akibat berkontak erat dengan sang istri (almarhum) yang terkonfirmasi positif corona.

Akibatnya, seluruh Staf di Kantor Bagian Hukum dan Pemerintahan Kota Ambon, harus di swab sebagai langkah tracking yang diambil tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, untuk memutus penularan dari virus mematikan tersebut.

Setelah dilakukan Swab Test terhadap 15 staf yang ada di kantor itu, mereka pun diistirahatkan di rumah masing-masing, sembari menunggu hasil swab. Sehingga pelayanan di kantor tersebut harus dihentikan sementara, untuk mencegah adanya kluster baru.

Selama seluruh staf beristirahat di rumah, Kantor Bagian Hukum dan Pemerintahan juga disterilkan dengan cairan disinfektan.

“Bagian hukum ada 15 pegawai yang ikut swab, dan hasilnya 8 ASN dinyatakan positif. Saya sudah minta jalani isolasi terpadu. Sisanya diminta istirahat beberapa hari. Dan selama 10 hari kedepan kantor kita tutup,” terang Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (17/12).

Selain itu, Walikota Ambon dua periode itu juga meminta kepada seluruh ASN lingkup Pemkot Ambon, agar selalu menghindari kerumunan, terutama pada Natal 25 Desember dan Tahun baru 2020.

Dia meminta perayaan Natal dilakukan dengan sederhana, sehingga tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19.

“Himbauan untuk perayaan Natal dan tahun baru dilakukan secara sederhana, hindari kerumunan, keramaian, misalnya panggung dan lain-lainnya. Saya minta dibatasi. Memang tidak ada aturan untuk larangan, tapi himbau jangan sampai muncul kluster baru,” pungkas Louhenapessy.(BKA-1).

Comment