by

Desa Aruan Gaur di SBT “Dibanjiri” 9.900 Mangrove

beritakotaambon.com – Lahan seluas tiga hektar di Desa Administrasi Aruan Gaur, Kecamatan Siritaun Widatinur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dijadikan sebagai tempat penanaman ribuan pohon mangrove untuk melindungi desa dari abrasi.

Sekretaris Panitia Penanaman Pohon Mangrove, Rusli Rumain mengatakan, sebanyak 9.900 pohon mangrove ditanam di desa tersebut. Sebagai upaya pemecah gelombang laut secara alami di sepanjang pantai Desa Administratif Aruan Gaur.

Baca juga: Warga Banggoi Tolak Penjualan Hutan Mangrove

Kata Rumain, hal itu merupakan salah satu implementasi program Kementerian Desa (Kemendes) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Dikatakan, penanaman pohon mangrove ini dapat membantu Desa mendapatkan air dan udara yang bersih. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Rumain, kepada koran ini via telepon, Kamis (14/10).

Sementara itu, Penjabat Desa Administratif Aruan Gaur, Ragia Rumakway mengaku, merasa bangga dengan program dari Kemendes itu. Sebab kelompok tani mangrove Aruan Jaya, mendapat 9.900 pohon mangrove dari Kemendes.

Baca juga: Benhur Desak Polda Panggil LBH Kepton

Dia menjelaskan, keberadaan mangrove sangat bermanfaat bagi lingkungan hidup manusia. Diantaranya sebagai pencegah intrusi air laut, sarana penelitian dan pendidikan, penyimbangan karbon, wisata alam, tempat pemijahan aneka biota laut pelindung garis pantai dari abrasi dan tsunami.

“Atas nama pemerintah desa, kami menyampaikan terimakasih ke Dinas PMD SBT dan juga ke Kemendes,” ucap Ragia.

Proses penanaman mangrove itu, lanjutnya, didukung penuh oleh masyarakat dan pemuda setempat. “Alhamdulillah semua berpartisipasi,” kuncinya. (SOF)

Baca juga: DPRD Ambon Diduga Rugikan Negara Rp 5,3 Miliar

Comment