by

Desa Diupayakan Miliki Kades Definitif

Ambon, BKA- Dari sekitar 30 desa/negeri di kota Ambon, tersisa 7 desa dan 1 negeri yang belum memiliki kepala desa/raja definitif. Hal ini yang sementara diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, agar seluruh desa/negeri yang ada di kota bertajuk Manise ini, memiliki pemimpin definitif.

“Pemkot tidak utus penjabat bertugas di negeri atau desa berlama-lama,” terang Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon, Steven Dominggus, kepada wartawan, Rabu (14/4).

Menurutnya, jika desa/negeri sudah memiliki pimpinan yang definitif, maka roda pemerintahan akan berjalan sebagai mana mestinya. Maka dari itu, Pemkot lagi mengupayakan hal tersebut.

“Karena kita menginginkan semua desa dan negeri miliki pemimpin defenitif. Dengan demikian proses pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan bagi masyarkat dapat berjalan dengan baik, seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Untuk itu, sambung dia, tahun ini pihaknya akan berupaya agar dapat dilakukan pemilihan terhadap delapan kepala desa secara serentak di Kota Ambon.
“Serta satu negeri Adat. Persiapan serentak masih menunggu peraturan walikota (Perwali) sebagai landasan hukum pelaksanaannya. Ketika perwali sudah ada, maka dibentuk panitia di tingkat kota, serta di masing-masing desa dan satu negeri adat, untuk teknis dalam pemilihan kepala,” papar Dominggus.

Dia berharap, upaya yang sementara dilakukan ini, dapat berjalan lancar sesuai rencana. Sehingga tidak lagi ada pejabat yang bertanggung jawab di sebuah desa atau negeri.

“Saya harap semua ini berjalan lancar. Desa atau negeri dapat memiliki pimpinan yang definitif,” harapnya.
Sekedar tahu, dari 30 desa/negeri di kota Ambon, tersisa 7 desa dan 1 negeri adat yang belum memiliki pimpinan definitif. Diantaranya Desa Wayame, Poka, Hunuth, Nania, Waiheru, Latta, dan Desa Galala. Sementara satu negeri adalah Hative Kecil. (IAN)

Comment