by

Desa Jamilu Ikut Lomba 10 Program PKK Tingkat Provinsi Maluku

Ambon, BKA- Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Maluku melakukan penilaian terhadap Desa Jamilu, Kecamatan Namlea, Kebupaten Buru, pada lomba 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Provinsi Maluku Tahun 2020.

Penilaian yang dipimpin Sekretaris TP-PKK Provinsi Maluku, Ir. Diana Padang, yang didampingi oleh pimpinan OPD Kabupaten Buru, Camat Namlea Latif Effendi, dan Penjabat
Kepala Desa Jamilu serta TP PKK Kabupaten Buru, itu dilaksanakan pada 25 November lalu.


Pada kesempatan acara pembukaan penilaian itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buru, Ny. Sukmawati R. Umasugi, mengucapkan selamat datang kepada tim penilai lomba 10 program pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku tahun 2020.

“Selamat datang Ibu Ketua PKK Provinsi Maluku yang diwakili Sekretaris TP-PKK Provinsi Maluku, Ir. Diana Padang, berserta seluruh rombongan ditengah kondisi pandemi Covid-19 ini, namun masih menyempatkan diri hadir dalam lomba desa tingkat Provinsi Maluku,” ucap Umasugi.

Istri Bupati Buru Ramly Umasugi itu mengatakan, momen pelaksanaan lomba desa ini sungguh sangat berarti. Karena melalui lomba desa, maka PKK Desa akan lebih termotivasi dan berkreasi, untuk menggerakkan masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam pembangunan.

Lebih lanjut, kata dia, gerakan PKK Desa diharapkan dapat menjadi wadah potensial, sebagai motor penggerak pembangunan, khususnya dalam hal pemberdayaan keluarga sebagai tombak keberhasilan.

“Pada dasarnya, pembangunan masyarakat diawali dengan membangun ketahanan keluarga yang berkualitas. Untuk itu, eksistensi PKK sangat berperan dalam mewujudkan keluarga sehat dan berdaya,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan Tim Penggerak PKK bukan hanya sebagai pelaku pembangunan, tapi juga sebagai inisiator dan penggerak pembangunan.

“Gerakan PKK bukan hanya pelaku dalam pembangunan. Namun keberadaannya sangat dibutuhkan sebagai pilar pembangunan, karena aktivitas Tim Penggerak PKK dilapangan adalah sebagai motor penggerak, sekaligus motivator, inisiator dan fasilitator dalam pembangunan,” jelasnya.

Camat Namlea, Latif Effendi, saat ditemui BeritaKota Ambon diruang kerjanya, Senin (30/11), mengatakan, pada lomba desa tingkat Provinsi Maluku, Desa Jamilu ditunjuk untuk mewakili 82 desa yang ada Kabupaten Buru.

“Jadi yang sekarang, bertanding ada 11 desa dari 11 kabupaten kota. Semua diwakili satu desa. Desa Jamilu mewakili Kabupaten Buru,” kata Latif, kepada koran ini, diruang kerjanya, Senin (30/11).

Dia berharap, Desa jamilu dapat mempertahankan prestasi yang diraih oleh Desa Sanleko, Kecamatan Namlea, yang meraih juara satu pada lomba yang sama pada 2019 lalu.

“Tahun kemarin (2019), Kecamatan Namlea mewakili Kabupaten Buru juara 1 dari Desa Sanleko ditingkat provinsi,” ungkapnya.

Menurut Effendi, ada sejumlah kriteria yang dinilai pada lomba desa tingkat Provinsi Maluku kali ini. “Mulai dari administrasi, terus kesehatan, pendidikan. Jadi semua ada 10 kriteria yang masuk penilaian. 10 program PKK yang dipertandingkan. Sementara untuk pengumuman juara, nanti awal tahun depan,” pungkasnya.(MSR)

Comment