by

Desa Nania Gelar Rembuk Stunting

Ambon, BKA- Desa Nainia, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, gelar rembuk aksi percepatan penurunan Stunting.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Nania, petugas kesehatan puskesmas Nania khusus ahli gizi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan kader Pos pelayanan terpadu (Posyandu)

Agustina Kahitu sebagai salah satu kader posyandu dalam pemaparannya mengatakan, Stunting sangat berbahaya bagi pertumbuhan gizi anak. Pasalnya, selain mempunyai gizi yang kurang baik, daya tangkap dalam berpikir juga sangat minim

“Untuk mencegah terjadinya Stunting, kami bekerjasama dengan pihak puskesmas untuk sama-sama memperhatikan pertumbuhan gizi anak-anak serta Ibu hamil, dengan cara memberikan asupan gizi yang lengkap bagi mereka,” katanya

Ia juga menjelaskan Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak kesehatan, melainkan juga tanggung jawab bersama selaku masyarakat dalam memperhatikan perkembangan gizi anak

“Stunting ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak kesehatan. Namun ini merupakan tanggung jawab bersama. dan yang aing penting itu Peran pihak keluarga. dalam hal ini, memperhatikan perkembangan pertumbuhan gizi anak agar tidak terkena stunting,” jelasnya

Ia berharap dengan kegiatan ini, kesadaran masyarakat bisa lebih meningkat, terkait pentingnya menjaga gizi pertumbuhan anak

“Harapan saya, dengan adanya kegiatan ini, asyarakat bisa lebih sadar terkait pwntingnya menjaga pertumbuhan gizi anak agar terhindar dari bahaya Stunting,”

Disamping itu, Sherly Akyuwen selaku Kepala Pejabat Desa Nania menyampaikan terimakasih kepada pihak Kesehatan serta kader posyandu, yang sudah bersedia menggelar rembuk stunting, sebagai aksi percepatan penurunan stunting di Desa Nania

“Saya menyampaikan terimakasih kepada pihak kesehatan serta kader posyandu, yang sudah menggelar rembuk stunting sebagai aksi percepatan penurunan stunting di Desa Nania,” tutupnya (MG-2)

Comment