by

Desak Kejari Malteng Tuntaskan ADD Sehati

Praktisi hukum di Maluku Muhamad Gurium, meminta kepada penyidik Kejaksaan Negeri Maluku Tengah agar segera menyelesaikan kasus dugaan korupsi ADD dan DD Negeri Sehati, Kecamatan Amahai, yang hingga kini belum kelar.

“Kita minta Kejari Malteng selesaikan segera kasus ADD ini, sebab, kerugian dari kasus ini nilainya fantastis,” ujar Gurium kepada koran ini di Pelataran Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis, (20/5).

Mantan Sekertaris Cabang GMNI Ambon ini melanjutkan, alasan Kejari Malteng masih menunggu hasil audit yang sedang dihitung Inspektorat Malteng, sebaiknya tidak perlu ditunggu begitu lama. Pasalnya, masyarakat negeri Sehati sedang menunggu kepastian dari penyidikan kasus ini. “Jaksa harus datangani Inspektorat untuk tanyakan sejauh mana perhitungan kerugian negara dari ADD ini, sebab, jika jaksa tidak cepat mengusut kasus ini, ditakutkan, ke depan bisa saja orang-orang yang diduga dalang dibalik kasus ini melarikan diri,” jelasnya.

Untuk itu, tambah pengacara muda ini, Kejari Malteng harus punya atensi terhadap penanganan kasus ini. “Kita berharap Kejari punya atensi dalam pengusutan kasus ini, sebab, sekali lagi, kerugian negara bukan main, ini nilainya miliaran,” tandasnya.

Terpisah, perwakilan masyarakat Negeri Sehati, Librek Sopacua kepada koran ini mengatakan, perbuatan Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Sehati sudah keterlaluan.

Sebab, uang ADD dan DD Negeri Sehati, dipakai untuk membeli sepeda motor milik pribadinya. “Ini uang negara dipakai beli sepeda motor KPN. Ini jelas-jelas perbuatan korupsi. Karena ini sudah masuk dalam perbuatan memperkaya diri sendiri,” ujar Librek melalui selulernya, Kamis (20/5).
Parahnya lagi, lanjut dia, sepeda motor itu, KPN Sehati sudah gadai BPKBnya ke BFI Finance di Masohi. Karena KPN punya banyak hutang, motor tersebut sudah disita pihak BFI.

“Ini sama saja menyusahkan kita masyarakat negeri Sehati. Untuk itu, kita minta agar Camat dan pemerintah setempat segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya mengembalikan kembali aset-aset negeri Sehati,” tegasnya.

Dia mengaku, sampai kini juga, masyarakat negeri Sehati sangat membutuhkan karateker di pemerintahan negeri Sehati. Sebab, sejak persoalan dana desa Sehati menjadi masalah, KPN Sehati sudah tidak lagi bekerja di Negeri Sehati. Diduga yang bersangkutan sudah melarikan diri.

“Masyarakat sangat membutuhkan karateker di Negeri Sehati agar bisa melakukan pembentukan panitia pemilihan untuk memilih KPN yang baru. Untuk itu, saya berharap Camat Amahai berkoordinasi dengan Bupati Maluku Tengah agar segera melakukan hal ini. Karena ini kepentingan masyarakat, agar ke depan hak-hak masyarakat bisa dapat diurusi dengan baik,” tandasnya.(SAD)

Comment