by

Desak Polsek Waeapo Tangkap Pelaku Pengeroyokan

BURU-BKA, Polsek Waeapo, Polres Pulau Buru diminta menangkap pelaku pengeroyokan yang dialami Suryadi di Desa Waelo, Kacamatan Waelata, Kabupaten Buru, pada 25 Juli 2021 kemarin. Pasalnya, akibat kejadian tersebut, Suryadi mengalami lebam di wajah dan telinga hingga mengeluarkan darah.

Aam Purnama, salah satu saksi korban saat kejadian mengaku, kejadian tersebut berawal ketika dirinya ditelepon oleh saudaranya Andre, sekitar pukul 12.00 WIT, untuk datang ke Desa Waelo tepatnya di rumah Tarmuji atau biasa disapa mas Tutur.

Saat sampai di lokasi, lanjut Aam, baru duduk sekitar 5 menit Suriyadi atau yang akran disapa Anjang itu tiba-tiba ditendang dan dipukul oleh Galang dan Bala mengunakan kayu.

“Kedua pelaku melakukan pemukulan kepada Suriyadi menggunakan kayu pada bagian belakang. Dan muka korban sampai memar, di wajah korban dan telinga korban juga mengeluarkan darah,” sebut Aam kepada Koran ini, Senin (26/7).

Baca juga: Pemanggilan 17 Aleg KKT Dijadwal Ulang

Saat pemukulan terjadi, lanjut Aam, dirinya mencoba untuk melera tetapi ada kalimat ancaman yang dikeluarkan salah satu pelaku pengeroyokan itu, untuk menghabisi Suryadi.

‚ÄúSalah satu pelaku itu bilang bunuh dia. Dan mendengar ucapan pelaku, saya berteriak pada korban Anjang bawa lari, ada badik (pisau). Kami lari tetapi masih dikejar pelaku sampai sekitar jarak 500 meter, tapi para pelaku masih berteriak bunuh,” beber Aam.

Setelah melarikan diri, dirinya langsung langsung berinisiatif untuk menelpon Kapolsek Waeapo. Namun saat dihubungi, nomor kontak Kapolsek tidak aktif.

“Lalu saya mencoba berteriak seakan-akan terhubung dengan Kapolsek. Bapak Kapolsek tolong kirim pasukan saya lagi dikeroyok dan mau dibunuh di Desa Waelo oleh Bala dan Galang. Dari teriakan itulah membuat para pelaku berhenti mengikuti kami berdua,” sebutnya.

“Setelah itu, saya langsung menelpon anggota Polsek Waeapo, Rudi Hartono. Dan Alhamdulillah mereka merespon dengan cepat dan turun langsung ke TKP, bersama piket siaga Polsek Waeapo dibawah pimpinan Bripka Amir Soamole Bripka Irfan, Bripka Rudi Hartono dan Briptu Agung Darwanto, sekitar jam 2 dini hari,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian tersebut patut diduga adanya dugaan pembunuhan berencana terhadap dirinya dan Suriyadi. Sehingga kasus itu harus ditangani serius oleh Polsek Waeapo hingga tuntas.

“Karena sebelumnya pelaku memukul mereka berteriak dia sudah ka ? Setelah itu baru dilakukan pemukulan tersebut. Dan dari persoalan ini saya menduga ada ancaman pembunuhan di persoalan pengeroyokan terhadap kami. Kami minta Kapolsek Waeapo atau segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan terhadap teman saya,” harapnya.

Tempat terpisah, Kapolsek Waeapo, Ipda Zainal yang dikonfirmasi langsung ke ruang kerjanya di Polsek Waeapo, justru tidak mau memberikan keterangan terkait laporan tersebut. “Kalau masalah di tingkat Polsek nanti langsung konfirmasi dengan Humas Polres saja,” sikat Zainal

Sementara itu, Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin, saat dikonfirmasi via whatsApp membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, hari minggu tanggal 25 Juli 2021 telah terjadi penganiayaan yang dilakukan dua pelaku yang bernama Galang dan Bala terhadap Suryadi alias Anjang di Desa Waelo, Kecamatan Waelata. Tepatnya di belakang rumah saudara Tutur yang mengakibatkan korban mengalami luka bengkak pada bagian wajah.

“Saat ini laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan, dan penyidik Polsek Waeapo masih mencari alat bukti. Juga melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi dan para tersangka yang berkaitan dengan masalah tersebut,” pungkas Jamal. (MSR)

Comment