by

Desak Tetapkan Tersangka ADD Kilga Watubau

Ambon, BKA- Direktur LSM LIRA Maluku, Jan Sariwating, mendesak penyidik Satreskrim Polres SBT secepatnya menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan ADD dan DD tahun anggaran 2016 di Desa Kilga Watubau, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Pasalnya, kasus ini sudah cukup lama mengendap di meja penyidik Satreskrim. Dan hingga kini belum juga ada kejelasan terkait penetapan tersangka.

“Saya desak, penyidik harus tetapkan tersangka dalam perkara ini. Karena memang berkasnya sudah lama bergulir di penyidik, tapi nyatanya belum juga ada tersangka,” heran Sariwating, saat menghubungi koran ini, Selasa (10/11).

Disebutkan, penyidik juga harus terbuka dalam penyidikan kasus dimaksud. Jika memang sudah mengantongi bukti kuat untuk ekspos penetapan tersangka, segera lakukan hal tersebut. “Hal ini dibuat supaya membuat perkara ini terbuka secara terang-terangan di publik,” jelasnya.

Menurut Sariwating, tidak ada orang yang kebal hukum di negara ini. Dan jika memang ada orang terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum, maka dia harus berurusan dengan hukum. “Sebagai LSM, saya akan kawal kasus ini sampai bergulir di Pengadilan,” tegas dia.

Terpisah, Kasat Reskrim Kapolres SBT, IPTU La Beli, ketika dikonfirmasi terkait penetapan tersangka dalam perkara ini, mengaku belum melakukan penetapan tersangka. Sebab, sebagian timnya masih fokus melakukan penyidikan terhadap perkara lain. “Belum (Tetapkan tersangka), karena tim sebagian masih fokus dengan perkara lain,” sebutnya.

Sebelumnya, Polres SBT dikabarkan sedang mengusut kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2016 di Desa Kilga Watubau, Kecamatan Kian Darat.

Data yang dihimpun Beritakota Ambon di Mapolres SBT, ADD dan DD di desa tersebut diduga terjadi penyalahgunaan, yang dilakoni perangkat desa mencapai ratusan juta rupiah, dari total dana bernilai miliaran rupiah.

Bahkan kasus ini diketahui telah memasuki tahap penyidikan. Tinggal setahap lagi dilakukan ekspos perkara untuk penetapan tersangka.

Kasat Reskrim Polres SBT, IPTU La Beli, yang dikonfirmasi baru baru ini, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, kasus dugaan korupsi ADD dan DD di Desa Kilga Watubau, Kecamatan Kian Darat, sedang diusut pihaknya bersama anggota. Bahkan saat ini, berkas kasus tersebut sudah dilimpahkan ke BPKP Provinsi Maluku untuk dilakukan audit nilai kerugian keuangan negara. “Kita kan tunggu hasil audit, baru ekspos untuk penetapan tersangka,” pungkas dia. (SAD)

Comment