by

Dikbudpora SBT Fokus Perbaiki Kondisi Pendidikan

Ambon, BKA- Tahun ini, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), fokus memperbaiki kondisi pendidikan di wilayah pendesaan. Hal tersebut dilakukan untuk mencerdaskan semua anak bangsa di Bumi Ita Wotu Nusa, sesuai perintah UUD 1945 dan Pancasila.

Plt Kepala Dinas Pendidikan SBT, Sidik Rumalowak mengaku, saat ini pihaknya bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten SBT, terus menjalankan program perbaikan kondisi pendidikan dari desa ke desa.

“Dalam tahun ini, kami mencoba melakukan kegiatan perbaikan pendidikan pada wilayah katagori terjauh, tertinggal dan terisolasi yang belum terjangkau. Tujuannya, untuk mendaptklan titik peta pendidikan SBT yang sesungguhnya,” ucap Rumalowak, saat dikonfirmasi koran ini, di ruang kerjanya, Senin (15/02).

Perbaikan pendidikan yang dilakukan Dikbudpora SBT dan PGRI SBT saat ini, lanjut dia, seperti menghadirkan kelas jauh di beberapa tempat. Diantaranya di Dusun Air Dingin, Dusun Dawan, Kecamatan Kilmury. Selain itu di Dusun Bati Sayey, Kecamatan Tutuk Tolu, desa Bati Kelusy di Kecamatan Kiandarat dan akan dilanjutkan pada wilyah Pulau Gorom.

“Kehadiran kelas felial atau kelas jauh di beberapa tempat itu, untuk mempermudah langkah anak-anak didik yang melakukan perjalalan jauh. Dengan jarak tempuh kilometer dan harus menyebrang sungai untuk tiba di sekolah,” bebernya.

Mantan Kadis Catatan Sipil SBT ini menilai, jika sudah terbuka ruang pendidikan di pendesaan, maka manajemen pengelolaan akan didorong melalui setiap kepala sekolah untuk pembagian guru lebih efektif, dalam melakukan proses belajar mengajar di kelas jahu tersebut.

Tak hanya kelas jauh yang menjadi fokus perhatian Dikbudpora SBT, pihaknya juga sudah mendirikan sekolah persiapan. “Sekolah persiapan juga kita lakukan. Hal itu, untuk mendekatkan pendidikan dengan siswa di pelosok negeri,” tukasnya. (SOF).

Comment