by

Dipastikan UKT Mahasiswa Akhir Studi 50 Persen

 

Ambon, BKA- Wakil Rektor Umum dan Keuangan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jantje Tjiptabudi, memastikan semua mahasiswa tingkat akhir yang melakukan pengajuan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan diakomodir sebesar 50 persen.

Dari total 1.000 lebih mahasiswa tingkat akhir yang mengajukan permohonan pemotongan UKT, baru sekitar 283 mahasiswa yang diproses.

Dengan alasan itulah, Unpatti Ambon masih terus melakukan perpanjangan registrasi ulang mahasiswa, hingga semua pendaftar mendapatkan potongan UKT-nya.

“Jadi soal potongan UKT bagi mahasiswa akhir studi, itu diberikan tanggungjawab kepada saya. Sehingga setiap hari, harus saya pantau. Puji Tuhan, prosesnya berjalan lancar. Data terakhir yang diperoleh, sudah ada 283 mahasiswa yang mendapatkan potongan. Itu berarti, mereka ini sudah melakukan proses registrasi ulang. Nah, yang belum melakukan pengurusan atau dalam sementara pengurusan, ini sekitar 1.000 lebih lagi. Sehingga proses registrasi masih terus dilakukan,” ujar Tjiptabudi, Kamis (10/9).

Dengan adanya pembatasan pelayanan di kampus orang basudara ini, akuinya, memang turut mempengharui berbagai proses pengurusan yang dilakukan mahasiswa. Namun, hal itu jangan dijadikan alasan oleh mahasiswa untuk melalaikan tugas dan tanggungjawabnya

“Dengan pelayanan yang terbatasa kan, tidak mungkin kita layani banyak mahasiswa. Untuk itu, setiap hari kita buka proses registrasi. Memang sesuai jadwal, akan ditutup pada tanggal 12 September. Tapi karena banyak yang belum registrasi, sehingga nanti tinjau untuk perpanjang lagi. Intinya, yang sudah melakukan pengajuan sesuai persyaratan, akan mendapatkan potongan,” terang mantan Dekan Fakultas Hukum ini.

Menurutnya, potongan UKT 50 persen bagi mahasiswa tingkat akhir dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 25 Tahun 2020, yang menyebutkan, mahasiswa di masa akhir kuliah atau tingkat akhir, akan membayar paling tinggi 50 persen UKT.

Dengan ketentuan, mahasiswa itu berada pada semester 9 bagi mahasiswa S1 dan D4. Sedangkan semester 3, 5, dan 7, katanya, akan mendapatkan penurunan UKT. Tapi itu hanya diberikan kepada mahasiswa yang terdampak ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Jadi Kemendikbud menawarkan lima skema keringanan UKT, mulai dari cicilan UKT tanpa bunga, penundaan UKT, hingga tawaran beasiswa. Dan itu di Unpatti melakukan sesuai dengan aturan itu. Khusus mahasiswa akhir studi yang terkendala finansial, akan mendapatkan potongan UKT 50 persen. Yang semester dibawah, tetap mendapatkan potongan, tapi disesuaikan dengan kondisi latar belakang orangtua,” tutupnya.
(LAM)

 

Comment