by

Disdik Ambon Belum Terapkan Kurikulum Darurat

Ambon, BKA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon hingga saat ini belum mengeluarkan kebijakan agar pihak sekolah menerapkan kurikulum darurat, karena masih menunggu Peraturan Walikota (Perwali) Kota Ambon.

Memang berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, Satuan Pendidikan atau sekolah dalam kondisi khusus dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik.

Keputusan Mendikbud itu dengan jelas menyampaikan, dalam kondisi khusus, sekolah diberikan fleksibilitas memilih kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa di masa pandemi Covid-19.

Namun berbeda di Kota Ambon. Menurut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Ambon, Merry Mairuhu, Disdik akan membuat pedoman pembelajaran kurikulum darurat, untuk nanti diberikan kepada masing-masing Satuan Pendidikan (SP).

Hal itu dilakukan agar ada keseragaman penerapan kurikulum khusus pada semua sekolah sesuai tingkatan. Jangan sampai penerapannya berbeda-beda di setiap sekolah.

“Kita sementara tunggu Perwali. Perwalinya sementara dibuat. Kalau sudah selesai, maka langsung kita lakukan pedoman pembelajaran kurikulum darurat. Jadi nanti ada satu pedoman saja dari Disdik. Tidak lagi sendiri-sendiri, karena ada pedomannya,” ujar Mairuhu, Selasa (25/8).

Tidak hanya itu, kata Mairuhu, dalam proses pembelajarannya pun sekolah tidak melaksanakan secara sendiri. Karena dalam penerapan kurikulum darurat itu, akan dipandu langsung oleh pihak Disdik.

“Bukan berarti sekolah sudah diberikan panduan, lalu kerja sendiri. Dalam proses pembelajarannya pun, nantinya akan dipandu langsung dari Dinas Pendidikan. Ini kita kerjasama demi anak-anak didik bisa tetap belajar dikondisi sekarang ini. Kita berharap, Kota Ambon kembali ke zona hijau, supaya proses belajar kembali berjalan normal,” pungkas Mairuhu. (LAM)

 

 

Comment