by

Disdik Diminta Secepatnya Keluarkan Kebijakan

Ambon, BKA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon diminta untuk secepatnya mengeluarkan kebijakan, terkait proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan kembali diterapkan.

Kebijakan itu dinilai penting, agar dapat membantu pihak sekolah dalam melaksanakan proses PJJ, khususnya bagi Satuan Pendidikan (SP) tingkat SD.

Kepala SD Negeri 3 Rumah Tiga, A. Haumahu, mengungakapkan, berdasarkan informasi, pihak Disdik Kota Ambon akan mengeluarkan kebijakan untuk membantu sekolah terkait proses PJJ, berupa kurikulum Daring, bantuan kepada siswa, serta teknis pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan.

Namun, katanya, hingga saat ini kebijakan Disdik Kota Ambon itu belum juga dikeluarkan. Akibatnya, sekolah terpaksa mengambil kebijakan internal untuk memulai tahun ajaran baru 2020/2021, termasuk pelaksanaan PJJ yang dilakukan sebagaimana sebelumnya.

Langkah itu terpaksa diambil pihak sekolah, sambil menunggu kebijakan selanjutnya yang akan dikeluarkan oleh Disdik Kota Ambon.

“Memang berdasarkan informasi itu, katanya nanti ada kebijakan dari dinas, yakni, soal kurikulum Daring, bantuan kepada siswa, serta teknis pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan. Tapi itu belum ada, jadi kita tunggu saja,” ungkap Haumahu, Sabtu (9/8).

Pola PJJ yang diterapkan pada sekolah yang dipimpinnya bervariasi. Mulai dari pembuatan video pembelajaran, pendampingan orangtua, serta pemanfaatan media televisi untuk dapat membantu siswa dalam belajar.

“Kalau di sekolah itu, memang harus ikut aturan sesuai dinas, supaya tidak merugiakan siswa sendiri. Tapi karena belum ada kebijakan, sehingga untuk sementara kita jalan sesuai dengan yang pernah dilakukan dulu. Jadi video pembelajaran nanti setiap pagi dikirim ke orangtua. Maksudnya adalah, jika orangtua itu kerja siang, maka bisa pada malam hari anaknya menonton video yang sudah dibagikan kepada siswa. Selain itu, juga ada lembar kerja siswa yang kita bagi setiap minggu untuk dikerjakan di rumah. Jadi itu yang bisa dilakukan, karena memang lagi PSBB. Jadi untuk sementara belajar kelompok dihetikan. Karena itu, sangat diharapkan secepatnya adanya kebijakan untuk dijadikan haluan selama PJJ ini,” paparnya.

Untuk itu dia berharap, Disdik Kota Ambon dapat segera mengeluarkan kebijakannya, untu dijadikan ukuran pola pembelajaran pada masing-masing sekolah sesuai jenjang

“Semoga kebijakan dalam waktu dekat ini sudah ada, supaya kita satu pola pembelajaran. Tapi karena belum ada, jadi kita masih berjalan seperti biasa dulu, sambil menungu kebijakan tersebut,” tandas Haumahu. (LAM)

Comment