by

Disdik Siap Hadapi Belajar Tatap Muka

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon secara teknis sangat siap menghadapi pemberlakuan pola belajar tatap muka, antara siswa dan guru di ruang sekolah. Namun semua tergantung keputusan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.

Hal ini, merupakan tindak lanjut intruksi Kementrian Pendidikan. Yang mana, telah mengijinkan pembelajaran tatap muka diterapkan. Hanya saja, semua kebijakan tergantung kepala daerah, mengingat kondisi pandemi Covid-19.

“Dari Kementrian Pendidikan Nasional, kita harus mempersiapkan simulasi, sebelum masuk Bulan Juli 2021. Karena rencana tatap muka itu dilangsungkan pada bulan itu,” kata Kepala Disdik Kota Ambon, Fahmy Salatalohy, kepada wartawan, Jumat (21/5).

Fahmy mengaku, apabila Ibukota Provinsi Maluku ini, telah masuk pada zona hijau penyebaran Covid-19, kemungkinan besar Walikota Ambon, akan memberikan ijin untuk pembelajaran tatap muka dilangsungkan.
“Tergantung dari kondisi wilayah masing-masing. Kalau memang kita sudah masuk zona hijau kemungkinan besar Pak walikota berikan ijin untuk penerapan belajar tatap muka di sekolah. Semua keputusan hanya ada di Pak Walikota,” terangnya.

Ia mencontohkan, jika Ambon masih berada dalam zona kuning, orange atau merah, maka pastinya tidak mendapatkan ijin. Itu berarti pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring) yang selama ini gunakan masih tetap diberlakukan.

“Tapi kalau masih di zona orange atau kuning, Saya kira itu agak sulit. Kalau dari kami penilaian Pak Walikota itu belum maksimal, jadi kemungkinan masih tetap sekolah melakukan Daring dan Luring. Itu untuk menghindari tingkat penyebaran Covid-19,” tukasnya. (IAN)

Comment