by

Dishub Akan Kurangi Trayek Angkot

Ambon, BKA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon berencana untuk melakukan perubahan terhadap pola pengoperasian trayek angkutan kota (angkot). Yakni dari 63 trayek, akan dipangkas menjadi 32 trayek. Rencana perubahan ini, dilakukan untuk meminimalisir kepadatan arus lalu-lintas di kota Ambon.

“Dari 63 trayek kemungkinan dia akan berubah mungkin hanya sekitar 32 trayek, yang akan kita berlakukan di Kota Ambon,” tandas Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapullte, kepada wartawan, Rabu (17/2).

Saat ini, ungkap dia, trayek yang dapat izin untuk beroperasi sebanyak 63. Namun hal itu dinilai sangat tidak efektif dan bisa terjadi kepadatan arus lalu-lintas.

Untuk itu, sambung Sapulette, pihaknya akan menata kembali aturan untuk peroperasian trayek yang ada di Kota Ambon. “Kan trayek di Kota Ambon ada 63. Nah itu kita akan menghitung kembali,” ujarnya.

Dituturkan, pihaknya juga akan mengatur sebuah sistem, yang mana ada penggabungan trayek. Sehingga tidak lagi terjadi penumpukan kendaraan yang membuat arus lalu-lintas terganggu.

“Kota sekecil ini tapi jumlah trayeknya terlampau banyak. Untuk kita akan buat perampingan di Kota ini. Agar kepadatan dalam arus lalu-lintas dapat terjaga,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Robby mengaku, berencana akan membuat aturan pembatasan terhadap angkot yang telah beroperasi lebih dari 15 tahun.

“Rencananya, kita batasi itu pada 15 tahun. Jadi,15 tahun ke atas itu sudah tidak bisa beroperasi lagi tentunya,” tutupnya. (IAN)

Foto Suplemen Pemkot : Ketgam : Koordinator Fasilitas Bidang Kerja Satgas Covid-19 Ambon, Benny Sellano saat pimpin apel pagi bersama tim Satgas Covid, di Balai Kota, Rabu (17/2)

Comment