by

Dishub Sebut Kemacetan Ambon Biasa

Ambon, BKA- Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapullete menyebutkan, kemacetan yang kerap terjadi di Kota Ambon sat jam pulang kantor maupun masuk kantor, merupakan hal yang biasa.

Sebab menurutnya, sejauh ini belum ada jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan ketika waktu-waktu tertentu. “Pintu keluar pusat kota melalui jalan Telukabessy, pintu masuk melalui jalan Rijali, hanya itu saja macet,” ungkap Robby, kepada wartawan, Rabu (7/4).

Sambung dia, akibat belum ada jalan alternatif, maka dua jalur tersebut harus mengalami kemacetan pada waktu sore dan pagi hari. “Apalagi kondisi Kota Ambon yang tidak terlalu luas, ditambah dengan jumlah kendaraan begitu banyak,” ujarnya.

Disinggung bagaimana mengatasi masalah tersebut, Robby akui, saat ini pihaknya belum menemukan solusi untuk menyelesaikannya. Tetapi pihaknya akan terus mencari solusi dan berharap masyarakat tetap bersabar.

“Kalau ada alternatif lain yang bisa dijadikan sebagai pintu masuk dan keluar Kota Ambon, maka bisa diatasi masalah tersebut. Tapi ini kan tidak ada sama sekali. Tapi pastinya kita akan cari solusi terkait ini,” ucap dia.
Dijelaskan, karena jumlah kendaraan terus bertambah di Kota Ambon dan tidak sesuai dengan luas jalan yang dimiliki, maka pihaknya akan membuat peraturan walikota (Perwali). Yang mana membatasi penambahan kendaraan.

“Angkutan kota (angkot) tua yang berusia di atas 15 tahun, akan dirumahkan. Ini baru bisa diterapkan setelah kita selesai buat Perwalinya. Hal itu bertujuan demi mengurangi kepadatan yang saat ini sering terjadi. Untuk itu, warga Ambon harus tetap bersabar dengan situasi lalu-lintas saat ini,” harap Robby. (IAN)

Comment