by

Diskusi Publik, GMNI SBT Rekonsiliasi Gerakan Perempuan

beritakotaambon.com – Menyongsong Hari Sumpah Pemuda ke-93, 28 Oktober 2021, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Seram Bagian Timur (SBT) menggelar diskusi, Selasa (26/10).

Dialog publik yang berlangsung di Aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten SBT tersebut mengangkat tema “rekonsiliasi gerakan perempuan dalam perspektif sosial di Era 4.0”.

Baca juga: PTM Terbatas Berjalan Lancar

Hadir sebagai narasumber pada dialog tersebut, diantaranya, pengurus DPP GMNI Samsung Bahri Kelibai, Anggota Bawaslu SBT Rosna Sehwaky dan aktivis HMI Makassar Sahrul Rumata.

Rosna Sehwaky pada dialog tersebut mengatakan, era industri 4.0 ini seharusnya dimanfaatkan oleh kaum perempuan SBT untuk mengaktualisasikan diri.

Perempuan, katanya, memiliki peran yang sangat strategis. Sehingga harus ada berbagai program pemberdayaan bagi kaum perempuan.

Baca juga: Pengawasan WNA di SBT Diperketat

“Hadirnya Revolusi Industri 4.0, harus dapat dikelola dengan baik oleh kaum perempuan, karena memiliki prospek yang menjanjikan bagi posisi perempuan sebagai bagian dari peradaban dunia,” kata Sehwaky.

Hal yang sama disampaikan Samsul Bahri Kelibai, kalau saat ini perempuan harus kreatif dan berpendidikan tinggi, agar kebermanfaatannya di berbagai segmen dapat terasa secara nyata.

Dalam dunia pendidikan, katanya, perempuan juga harus memiliki orientasi pendidikan setinggi mungkin, agar ketika menjadi seorang ibu, perempuan dapat menjadi tempat pertama untuk memperluas wawasan anak.

Baca juga: Sekolah Bentuk Kelompok Belajar Luring

“Perempuan harus punya kemampuan menguasai teknologi, perempuan harus punya kemampuan bersaing diera 4.0 ini,” tutur Ketua Badan Koordinasi Daerah Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara (PENA) SBT itu. (SOF)

Baca juga: PTM Diprediksikan Aktif di 2022

Comment