by

Disnaker dan BPJamsostek Bangun Kerja Sama

Ambon, BKA- Atasi tenaga kerja rentan di bidang perikanan, pertanian, sosial dan lainnya, Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Ambon dan BPJamsostek membangun kerja. Kerjasama tersebut untuk memfasilitasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para tenaga kerja dimaksud.

Plt Disnaker Kota Ambon, Steven Patty mengaku, langkah pertama yang dilakukan antara Disnaker dengan BPJamsostek, yakni melakukan sosialisasi terlebih dahulu bagi setiap desa/negeri maupun kelurahan yang ada di Kota Ambon.

Bahwa kerja sama tersebut, bakal memberikan penyediaan asuransi bagi pekerja rentan atau tidak diupahkan seperti nelayan, petani dan sebagainya.

“Nanti kita pendataan dulu dan sosialisasi dengan BPJamsostek, terkait penjaminan tenaga kerja, asuransinya itu. Saya kebetulan ada rapat dengan BPJamsostek untuk atur supaya kita sosialisasi dulu ke pekerja-pekerja yang rentan atau memiliki resiko kerja,” terang Steven, kepada wartawan, Selasa (26/1).

Diakuinya, setelah sosialisasi, pihaknya akan melakukan pendataan bagi tenaga kerja rentan untuk menerima jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena sejauh ini, data yang dibutuhkan belum sempurna. Yakni baru data kelompok nelayan dan anggota nelayan yang sudah ada.
Dan BPJamsostek juga akan berikan sosialisasi untuk mendukung program penjaminan kepada pekerja rentan. Salah satunya untuk kelompok nelayan dan tani.

“Kalau nelayan di Ambon yang sudah terdaftar dalam kepesertaan mendapat jaminan itu, ada 2 ribu lebih. Sementara program Pemkot dengan BPJamsostek, itu ditargetkan dalam tahun ini ada 15 ribu yang nanti masuk dalam program jaminan sosial tenaga kerja rentan,” imbuhnya.

Steven menambahkan, sesuai instruksi yang disampaikan Sekertaris Kota (Sekot) Ambon, A G Latuheru, program tersebut harus dapat diselesaikan pada Februari 2021.
“Pak Sekot bilang, itu bulan Februari sudah harus selesai. Kalau tidak tercapai, maka harus kita upayakan. Supaya mereka terjamin dari aspek keselamatan kerja lewat asuransi,” tutupnya.
(IAN)

Comment