by

Disnaker-DPRD Akan Bahas Rencana Penyitaan ACC

beritakotaambon.com – Dalam waktu dekat, Komisi I DPRD Kota Ambon akan mengagendakan rapat dengan pendapat dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), untuk mengantisipasi rencana penyitaan gedung Ambon City Center (ACC) Ambon. Hal ini berkaitan dengan nasib tenaga kerja di pusat perbelanjaan tersebut.

Sebab, gedung ACC bakal disita oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, lantaran pemilik ACC terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi pada PT Asabri senilai Rp 22,78 triliun.

“Kita nanti akan segera infokan ke Disnaker Ambon, karena kebetulan kita bermitra. Makanya kita harap, nantinya Disnaker juga bisa menyiapkan langkah-langkah seperti apa yang nanti bisa disiapkan bagi karyawan ACC. Karena ini kaitannya dengan nasib tenaga kerja, dan akan kita bicarakan,” terang anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Christian Laturiuw, saat dihubungi media ini via seluler, Minggu (7/11).

Baca juga: Ratusan Warga Divaksin Dengan Tiga Jenis Vaksin Covid-19

Dijelaskan, rencana penyitaan gedung tersebut nantinya akan berdampak terhadap nasib tenaga kerja di sana. Bahkan ditakutkan, tingkat pengangguran di kota bertajuk Manise ini meningkat akibat penyitaan gedung tersebut.

“Dengan jumlah karyawan yang ada di ACC, bagaimana dampak dari penyitaan itu mengakibatkan tidak ada lagi aktivitas usaha di dalam mall. Otomatis pengangguran yang terjadi juga cukup paling banyak, sehingga memutus lapangan pekerjaan dan pasti berdampak terhadap ekonomi,” pungkas Politisi Gerindra ini.

Tempat berbeda, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disnaker untuk segera mengantisipasi dampak dari penyitaan gedung ACC.

Ketua DPD Nasdem Kota Ambon ini menilai, jika penyitaan salah satu pusat perberlanjaan terbesar di Kota Ambon itu terjadi, maka tentau sangat berdampak. Sehingga perlu dilakukan pendampingan oleh Disnaker terkait nasib ratusan karyawan di ACC.

Baca juga: Canangkan Gerakan Cinta Zakat, Walikota Ambon Diapresiasi

“Pastinya ada kefakuman yang terjadi disana. Ada begitu banyak tenaga kerja yang hidup dalam kecemasan, bagaimana nasib mereka kedepan. Kami minta untuk segera melakukan pendampingan dan langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan formula, jika hal itu benar-benar terjadi,” harapnya.

Sekedar tahu, Penyidik Kejagung RI akan menyita aset tidak bergerak berupa gedung milik tersangka kasus korupsi PT Asabri, Teddy Tjokrosaputro di luar Pulau Jawa. Salah satunya ACC yang berlokasi di Desa Passo, Kecamatan Baguala. (UPE)

Comment