by

Disperindag Upayakan Bongkar Pasar Apung

Ambon, BKA- Dari ratusan lapak pedagang yang dibongkar untuk rencana revitalisasi pasar Mardika, tersisa pasar Apung yang belum tersentuh alat berat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon memastikan, sementara berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk membongkar pasar Apung.

“Terkait dengan pembongkaran, ada sementara persiapan untuk koordinasi kembali. Karena hal ini tidak mungkin kita sendiri. Kita musti dengan tim. Karena tim semua dipakai di lapangan,” tandas Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol, kepada koran ini, Selasa (20/10).

Disebutkan, pihaknya memastikan akan tetap melakukan pembongkaran. Sebab pasar Apung itu juga terkena dampak dari rencana revitalisasi pasar Mardika. Dan jika tidak dibongkar justru menghambat proses revitalisasi.

Bahkan dipastikan, dalam tahun ini pembongkaran pasar Apung akan diselesaikan oleh Pemerintah Kota Ambon dengan melibatkan sejumlah dinas terkait. “Iyah, kan cuman tinggal pasar Apung saja itu,” tandasnya.

Untuk gedung Putih yang menjadi lokasi revitalisasi pasar Mardika, lanjut Pieter, pembongkaran lanjutan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. “Gedung Putih itu, nanti dari provinsi yang bongkar. Karena mereka punya aset,” bebernya.
s
Pieter berharap, agar para pedagang maupun masyarakat lainnya, dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon maupun Pemprov Maluku. Sebab, pasar yang direncanakan akan dibangun lima lantai ini, bukan semata-mata untuk kepentingan Pemerintah Kota Ambon.
Melainkan dibangun agar bisa mengcover ribuan pedagang yang selama ini menempati badan jalan maupun lokasi terminal untuk berjualan. (BKA-1)

Comment