by

Divpas Maluku Terima 840 Alat Makan-Minum WBP

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terus berupaya memenuhi segala kebutuhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menjadi tanggung jawabnya sesuai amanat Undang-undang nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Hal tersebut ditunjukan lewat penyaluran sarana dan prasarana alat makan minum, bagi WBP di seluruh Indonesia, salah satunya Divpas Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 840 unit alat makan minum disalurkan Dirjenpas, yang diterima langsung oleh Plt Kepala Divpas Maluku, Saiful Sahri yang kala itu didampingi Kepala Bidang Pelayanan Tahanan dan Keamanan, Lissa Ch Kiessya, di ruang kerja Divpas Maluku, Kamis (15/7).

Hari ini kami telah menerima bantuan alat makan minum WBP dari Direjenpas, jumlahnya ada 840 unit, terang Saiful, lewat rilisnya kepada Koran ini.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan upaya Dirjenpas dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak WBP. Dan dengan adanya bantuan itu, akan mempermudah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam mewujudkan penyelenggaraan makanan yang layak bagi WBP. Dalam setiap inspeksi yang kami lakukan, selalu kami pastikan agar terlaksana penyelenggaraan makanan yang layak bagi WBP. Baik dari segi higienisnya maupun keamanan sarananya, terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan dan Keamanan, Lissa Ch Kiessya menambahkan, bantuan yang diterima itu, diperuntukan bagi 6 UPT yakni Lapas Ambon, Lapas Tual, Lapas Saumlaki, Lapas Geser, Rutan Ambon dan Rutan Masohi. Dengan jumlah yang berbeda sesuai jumlah isi hunian. Penyalurannya akan kita atur, karena ada beberapa UPT yang berada jauh dari Kota Ambon, imbuhnya.

Lissa berharap, dengan bantuan tersebut tidak ada lagi beredar alat makan minum selain dari bahan plastik di Lapas dan Rutan.

Sekedar tahu, alat makan minum WBP yang diterima kali ini memiliki spesifikasi layak untuk digunakan, karena terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Yakni dari bahan High Perfomance Biodegradebel Plastik (HPBP) dan memiliki kode plastik yang dikeluarkan oleh The Society The Plastic Industry (SPI) nomor 7.

Serta tanpa bahan pewarna, menjadikan alat makan minum itu aman digunakan oleh WBP. Selanjutnya bantuan tersebut akan dimasukan dalam daftar Barang Milik Negara (BMN) masing-masing UPT. (UPE)

Comment