by

DLH SBT Sampaikan Sejumlah Kendala ke BPPW Maluku

beritakotaambon.com – Sejumlah masalah dihadapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dalam pengelolaan persampahan di kabupaten itu.

Masalah itu mulai dari proses pengangkutan sampah, khususnya di Kota Bula, hingga pembongkaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Semua masalah itu disampaikan Plt Kepala DLH SBT, Ilham Hoedrawi, saat menemui Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku, Abdullah Halil Kastella, Kamis (2/9).

“Hari ini, saya ketemu Kepala BPPW Dirjen PUPR, berkesempatan menyampaikan beberapa permasalahan dan kendala pelaksanaan tugas dan fungsi DLH Kabupaten SBT. Khususnya yang berkaitan dengan sistem pengelolaan persampahan, yaitu, mulai dari proses pengangkutan sampah didalam kota hingga pembongkaran sampah di TPA Bula,” terang Hoedrawi.

Menurutnya, volume sampah di Kota Bula semakin besar per mencapai 30 meter kubik. Sedangkan armada mobil pengangkut sampah yang tersedia hanya 4 unit. Otomatis, pengangkutan sampah tidak maksimal.

Selanjutnya, ungkap Hoedrawi, belum ada upaya pemilahan sampah plastik, kertas, logam dan sampah organik. Sehingga seluruh produksi sampah kota akhirnya terbawa ke TPA Bula.
Untuk hal itu, katanya, perlu ada inisiasi baik dari pemerintah ataupun pihak swasta, untuk memicu lahirnya bank sampah dan mengadakan TPS 3R.

Baca juga: PN Diminta Bebaskan Dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai

“Hal yang tidak kalah penting, dari komunikasi dan koordinasi yang dilakukan ke Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah itu adalah meminta dukungan peningkatan fungsi TPA, sehingga dapat memenuhi standar penanganan proses akhir sampah. Baik berupa alat berat, TPST dan prasarana pendukung lainnya bagi pelayanan kemasyarakatan yang lebih baik,” pungkas Hoedrawi. (SOF)

Comment